MATATELINGA, Tobasa: Pelantikan pengurus Parsibona Indonesia Raya (PIR) se-Indonesia yang akan dilaksanakan pada Jumat (11/10) hingga Sabtu, (12/10) di Ruma Parsaktian Sibisa tanpa ada unsur politik.[adx]Hal ini ditegaskan oleh ketua Parsibona Tobasa A. Murphy Sitorus SH dalam rapat terakhir di sebuah tempat di Porsea pada Kamis sore, (3/10/20)19.Rapat tersebut dihadiri puluhan marga Sitorus dari berbagai kecamatan se-Tobasa. Dalam kata sambutannya, beliau akan bersikap tegas dan tak mentolir siapapun yang berbicara politik pada saat pesta deklarasi.Keputusan ini sudah final hasil rapat di Jakarta dan di Bona Pasogit beberapa waktu lalu. "Jika ada yang berbicara politik pada saat acara tersebut maka acara akan dibubarkan dan tak dilanjutkan lagi" ujar beliau.Memang, ada beberapa bakal calon Bupati dari marga Sitorus yang akan hadir saat deklarasi. Diantaranya, Poltak Sitorus, Hulman Sitorus, Firman Sitorus dan masih ada lagi bakal calon bupati Tobasa marga Sitorus. Namun, mereka datang bukan sebagai bakal calon, tetapi hanya karena kebetulan marga Sitorus dan tidak diijinkan bicara politik.[adx]Acara deklarasi ini akan dilaksanakan dan dihadiri ribuan marga Sitorus dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari luar negeri. Jumlah tamu diperkirakan 5000 orang dengan biaya 1,2 milyar. Acara tersebut juga akan mengadakan door prize dengan total biaya 75 juta rupiah.Sekda A. Murphy Sitorus SH yang juga sebagai ketua Parsibona Tobasa berharap agar semua aturan dipatuhi undangan karena ini bukan acara politik. Banyak pendapat warga Tobasa yang menduga kalau acara ini bermuatan politik. Namun ketua Parsibona dan panitia pesta membantah dugaan tersebut walaupun sudah mendekati pemilukada. Semua peserta sepakat dan berharap agar acara bisa berlangsung baik tanpa unsur politik.[adx]Hadir dalam rapat tersebut wakil Bupati Tobasa Ir. Hulman Sitorus, mantan anggota DPRD Tobasa Franjos Sitorus, tokoh masyarakat Joram Sitorus, Hangkam Sitorus dan pengacara Jujung Sitorus SH serta perwakilan setiap kecamatan. (Mtc/Pintor)