Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Eks Tetangga: Penikam Wiranto Berubah sejak Pulang dari Malaysia dan Pernah Mau ke Suriah

Eks Tetangga: Penikam Wiranto Berubah sejak Pulang dari Malaysia dan Pernah Mau ke Suriah

- Kamis, 10 Oktober 2019 20:39 WIB
Polisi
MATATELINGA,  Medan:  SA alias Alam alias Abu Rara (51) pelaku penyerang Menkopolhukam, Wiranto,  mulai berubah sejak pulang dari Malaysia.  Teman dan juga eks tetangga nya di Medan menyebutkan Alam mendadak rajin ibadah dan mengajak teman-temannya meninggalkan perbuatan maksiat.

"Aku heran sepulang dari Malaysia dia ninggali semua perbuatan maksiat. Dia pakai kopiah lobay. Kubilang 'nah udah masuk Islam' aja anak ini," kata Alex (39), teman dekat Alam.

Kata Alex, Alam berangkat ke Malaysia sekitar tahun 1999. Saat itu dia baru frustasi karena berpisah dengan istri pertamanya, Kanti Neta. Saat frustasi, kata Alex, Alam bahkan sempat terlibat judi togel. Bahkan dia pernah mengonsumsi narkoba.

"Dia tak lama di Malaysia, paling sekitar 5 bulan. Tapi setelah pulang dari Malaysia berubah kali dia. Malah dia ngajak kita untuk berubah," ucap Alex.

Sepulang dari Malaysia, Alam yang sudah berubah kemudian bertemu Yuni, perempuan muda yang tinggal di Medan Timur pada awal 2000-an. 

"Karena keluarga si perempuan tidak setuju, mereka 'nikah tembak' di kawasan Hamparan Perak," jelasnya.

Untuk menghidupi keluarganya, Alam yang merupakan sarjana hukum mengusahakan air isi ulang. Dia juga membuka rental PlayStation.

Dari pernikahannya dengan Yuni, Alam dikaruniai dua anak perempuan, Ra dan Ra. Keduanya berjarak sekitar 4 tahun. Saat ini mereka telah remaja.

"Anaknya yang pertama sempat sekolah SD di Krakatau sampai kelas 2, tapi setelah itu berhenti," ucap Alex.

Saat Ra baru berusia 10 hari, orang tua Yuni berhasil memisahkan mereka. Alam digugat cerai bahkan sempat dipolisikan. Mereka pun berpisah. 

Pada 2013, Alam sempat menunjukkan materi dari Syria. Dia mengajak Alex bergabung, namun pria ini menolak. "Tapi waktu bicara sama dia saya iyakan saja. Kalau saya bantah kan nggak enak. Padahal di hati kita NKRI harga mati," ucapnya sambil tertawa. 

Bahkan, Alex sempat diajak Alam ikut proyek di Palu. Hasil dari pekerjaan itu rencananya ditabung untuk berangkat ke Syria. Namun proyek di Palu itu gagal. 

Setelah itu Alex pindah ke kawasan Mabar sehingga lama tidak bertemu dengan Alam. Terakhir mereka bertemu di rumah Alam di Jalan Alfaka VI pada 2015.  Tak lama setelah pertemuan terakhir itu, rumah Alam digusur untuk proyek Tol Medan-Binjai. Dia dan istrinya dikabarkan pindah ke Martubung.

Empat tahun berselang, Kamis (10/10), kabar mengejutkan didengar Alex dari wartawan. Temannya itu disebutkan menikam Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Banten. "Aku terkejut bukan karena apa. Aku terkejut, 'Kok jadi juga ya?' Gemblung," ucapnya.  (MTC/fae)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Menko Polhukam Apresiasi Perjuangan Kebangsaan KGPM

Berita Sumut

Soal Dana Janggal Rp300 T Kemenkeu, Hari Ini Kabarnya Menko Polhukam Siap Blak-blakan ke DPR, Akankah itu Terjadi?

Berita Sumut

Menko Polhukam : Sejak 2009 Hingga 2023, 467 Pegawai Kemenkeu Diduga Terlibat Pencucian Uang

Berita Sumut

Putusan PN Jakpus Tunda Pemilu 2024, Pemerintah Bakal Lawan Habis-habisan

Berita Sumut

Mahfud MD Angkat Bicara Atas PN Jakpus Putuskan Tunda Pemilu 2024

Berita Sumut

Bahas Pengawasan Polri, Menko Polhukam Panggil Kompolnas