MATATELINGA, Medan: Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan SA alias Alam alias Abu Rara, pelaku yang berupaya menikam Menko Polhukam Wiranto disinyalir terpapar paham radikal saat merantau ke Jawa. SA alias Alam alias Abu Rara sebelumnya merupakan warga Medan. Dia menetap di Jalan Alfaka VI, Kecamatan Medan Deli hingga 2017 silam.[adx]"Kita tidak bisa mengelak bahwa yang bersangkutan berasal dari Medan. Tapi sudah dua tahun lebih tidak tinggal di Medan dan merantau ke Jawa. Mungkin di sanalah yang bersangkutan terpapar paham radikal,"ucap Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, Jum'at (11/10/2019).Kapolda juga menegaskan kakak ipar Alam yang menetap di Jalan Alfaka VI, Medan tidak terlibat dalam tindakan yang diperbuat pelaku. Sedangkan kedatangan aparat kepolisian di rumah kakak ipar pelaku pada Kamis (10/10) kemarin lantaran merespon informasi yang berkembang di media bahwa yang bersangkutan berasa dari Medan.[adx]"Jaditernyata sejak 2017 sudah pindah kareka kediaman yang bersangkuta terkena proyek jalan tol,"sebut Agus.Sedangkan sang kakak ipar bernama Trisnawati sama sekali tidak ada kaitannya dengan perbuatan Alam."Kakaknya kalo kita liat tidak ada keterkaitan dengan jaringan ini, untuk apa kita susahkan orang. Artinya jika tidak ada indikasi jangan lah dicari-cari," tukas Kapolda Sumut. (mtc/fae)