MATATELINGA, Medan: Mantan Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, Chalid Nasution mengatakan di zaman sekarang ini, perkembangan tekhnologi makin pesat, termasuk smartphone, sehingga hal tersebut dapat memudahkan kerja jurnalistik dalam melaksanakan peliputan.[adx]Hal tersebut dikatakan pria yang kini aktif di Fotographer Dokumenter dalam kegiatan program Sisternet yang diadakan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerja sama dengan PFI Medan dan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumut."Perkembangan teknologi smartphone memudahkan kerja jurnalistik, berbagai fitur yang dotawarkan dalam smartphone, sehingga dapat digunakan untuk menunjang kerja pewarta dalam pelaksanaan peliputan," ungkapnya, Sabtu (12/10/2019).Namun, Chalid yang menjadi mentor dalam workshop yang diikuti oleh sekitar 70 jurnalis media dan netizen yang aktif dalam bidang jurnalistik mengatakan tidak semua pewarta dapat menggunakan smartphone, sehingga perlu diadakannya pelatihan bagi pewarta agar dapat memaksimalkan kerja dalam menggunakan smartphone.[adx]"Begitu juga dengan masyarakat umum yang aktif sebagai pewarta jurnalistik warga, dengan kamera smartphone dan keahlian mengambil gambar yang mencukupi, mereka sudah bisa menangkap momen-momen tertentu dengan hasil yang layak untuk disampaikan ke masyarakat," terangnya.Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi menambahkan bajwa kegiatan ini rutin mereka lakukan disetiap bulannya."Ini kita lakukan sebagai upaya untuk menambah wawasan pengetahuan para pewarta dan sekaligus sebagai ajang silaturahmi anggota PFI Medan," terangnya.[adx]Hal senada dikatakan Ketua FJPI Sumut, Lia Anggia Nasution, pihaknya menyambut baik kegiatan workshop tersebut, sehingga nantinya kualitas jepretan yang dihasilkan para jurnalis melalui smartphone menghasilkan kualitas yang baik. "Kalau hanya sekedar memotret tentu bisa dan biasa, namun untuk menghasilkan pesan yang tepat disampaikan melalui foto tersebut kepada masyarakat, butuh trik dan tips dari fotografer yang sudah berpengalaman," terangnya. (Anggi)