MATATELINGA, Sei Rampah: Menggiatkan program Gerakan Empati Masyarakat Sakit (Gemas), Bupati Sergai Soekirman bersama Wakilnya Darma Wijaya langsung turun ke masyakarat. Keduanya mengunjungi Dusun I Desa Silau Merawan Kecamatan Dolok Masihul, Kamis (17/10).Disana, pimpinan Kabupaten Sergai itu mengunjungi rumah Derisa Sianturi, bayi 7 bulan, putri dari pasangan Sabar Manurung dan Ronarita Sinaga.[adx]Didampingo oleh, Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Pustu setempat, keduanya memberikan bantuan kepada Derisa Sianturi yang kini sedang dirawat di RSU Adam Malik, Medan.Bupati Sergai Ir Soekirman Bahwa setiap warga negara selain wajib memiliki KTP serta kelengkapan administrasi lainnya, juga wajib memiliki Kartu BPJS sebagai jaminan kesehatan."Dengan berkaca dari kejadian yang menimpa keluarga Sabar Manurung, kita warga masyarakat haruslah siap siaga dalam hal jaminan kesehatan, pemerintah telah menyiapkan BPJS Kesehatan, untuk itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk segera mendaftar ke BPJS kesehatan," kata Bupati.[adx]Wabup H Darma Wijaya mengatakan sebagai perwakilan Pemkab Sergai, merupakan kewajiban untuknya dan jajaran hadir di tengah-tengah masyarakat.Di tengah masyarakat saat ini, banyak isu yang mengatakan jika mendaftarkan diri ke BPJS kesehatan sangatlah sulit dan sering sekali menganggap bahwa BPJS itu mahal dan susah untuk membayarnya. Jika seorang perokok menyisihkan sebagian uangnya untuk membeli rokok dan mengalihkannya untuk membayar BPJS kesehatan lebih baik ketimbang terus mengikuti kemauannya untuk terus merokok.[adx]Dia juga berpesan kepada seluruh tenaga kesehatan untuk selalu mendata jumlah kehamilan di setiap unit kerja masing masing. Berapa jumlah warga yang hamil dan berapa jumlah warga yang akan melahirkan, kesemua itu agar lebih memudahkan dalam mengetahui kapan seorang warga akan melahirkan, serta pemerintah juga dapat memberikan program kejutan kepada keluarga yang akan melahirkan."Kehadiran Bupati dan jajaran di sini merupakan bentuk nyata dari nawacita presiden RI, kami harus memulai dari pinggiran dan selalu berada di tengah-tengah masyarakat, oleh sebab itu kami hadir kepada warga-warga yang membutuhkan," tukasnya. (mtc/qoqo)