MATATELINGA, Medan : Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Umardin Lubis berharap terwujudnya sinergi yang baik antara BPJS Ketenagakerjaan dengan media. Sehingga tujuan aggresive growth atau pertumbuhan pesat di tahun 2019 dapat tercapai.Pernyataan ini diungkap Umardin dalam Media Gathering BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut di Hotel Grand Mercure Medan, Jumat (18/10/2019)."Informasi tentang BPJS Ketenagakerjaan tersalurkan melalui media. Ada 11 kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut. Dengan kondisi wilayah operasional serta jumlah tenaga kerja saat ini, sinergi perlu dilakukan untuk mencapai target," jelas dia.[adx]Dijelaskan Umardin, Program BPJS Ketenagakerjaan ada empat. Yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Pensiunan dan Jaminan Hari Tua."Sasaran kita semua pekerja, jumlah ini perbandingannya masih jauh antara jumlah pekerja dengan peserta BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya.Kata dia, sebelum berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan, pekerja informal belum wajib masuk Jamsostek. "Pekerja formal dulu, sudah terdaftar semua, sekarang disatukan dengan pekerja informal, persentase capaian peserta hingga saat ini masih sekitar 25%," jelas Umardin.[adx]Selain bersinergi dengan media, sambungnya, kerjasama dengan pemerintah desa yang mewadahi simpul pekerja pun dilakukan dengan melibatkan seluruh dinas yang ada."Sekarang target peserta naik 20% dari tahun lalu, memang belum terwujud. Tapi Desember kita harap bisa tercapai. Karenanya sinergi dengan mitra harus terwujud," tukasnya. (mtc/amel)