MATATELINGA, Medan: Sehari jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, aparat kepolisian dan TNI di Medan meningkat keamanan dengan menggelar patroli gabungan, Sabtu (19/10/2019).Sebelum patroli gabungan dimulai, para personel TNI dan Polri terlebih dahulu dikumpulkan di Lapangan Benteng Medan. Di sana, mereka menerima arahan langsung dari Dandim 0201/BS Kolonel Inf Roy Sinaga dan Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto.[adx]Usai apel, aparat gabungan mulai melakukan patroli ke sejumlah titik di Medan. Rute patroli dimulai dari Lapangan Benteng, menuju Lapangan Merdeka, Jalan MT. Haryono, Jalan Cirebon, Jala. Pandu, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Masjid Raya, Jalan Juanda, Jalan Mongonsidi, Jalan Iskandar Muda, Jalan S. Parman, Jalan Kejaksaan, Jalan Kapten Maulana Lubis dan berakhir Lapang Merdeka.Komandan Kodim 0201/BS Kolonel Inf Roy Hansen Sinaga mengungkapkan, kegiatan ini sebagai upaya menjaga kondisi Medan yang sudah kondusif."Kemudian memberikan rasa aman dan nyaman buat masyarakat khususnya Kota Medan dan ikut mensukseskan pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih yang dilaksanakan di Jakarta," katanya.[adx]Dia mengatakan, hingga kini peningkatan pengamanan dilakukan di seluruh titik di Medan, terutama objek-objel vital, rumah-rumah ibadah, kantor pemerintahan dan pusat-pusat keramaian."Sampai sekarang, kita berkomitmen bahwa semua tempat aman tetapi kita juga bersama-sama, TNI-Polri menjaga rumah-rumah ibadah, tempat-tempat yang memang harus kita harus bersama-sama untuk menjaga," katanya.Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, dalam apel dan patroli gabungan itu, sedikitnya 400 personel polisi dan 250 tentara yang terlibat. [adx]Dia mengatakan, hingga kini upaya pengamanan memang terus ditingkatkan. Polisi sendiri terus mendapat bantuan atau di-backup oleh TNI. "Selama ini, selama pelaksanaan Operasi Mantap Brata kita dapat back-up penuh, termasuk pada hari ini. Mulai dari pendekan kepada masyarakat sampai langkah-langkah yang bersifat hadir ditengah masyarakat dapat back-up dari teman-teman TNI," ungkapnya.[adx]Dia mengakui, sinergitas TNI-Polri menjadi faktor kunci utama untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat."Kemudian kita juga mengimbau untuk masyarakat lainnya melaksanakan aktivitas dengan positif. Jangan coba-coba untuk melakukan gangguan-gangguan terhadap kegiatan apalagi yang sifatnya kegiatan yang sudah dalam rangka Pemilu, mengganggu Kota Medan yang kondusif," tegasnya. (MTC/ fae)