MATATELINGA, Tobasa: Sahala Sitorus ,40, warga Desa Sinta Dame Kecamatan Silaen Tobasa menjadi korban laka lantas di jalan lintas Sumatera tepatnya di desa Aruan Laguboti sekitar pukul 04:00 WIB. Akibatnya, korban meninggal di tempat kejadian dengan tubuh sangat mengenaskan. Dilihat dari kondisi korban, diduga korban meninggal akibat terlindas truk bertonase berat.[adx]Informasi Matatelinga.com dilapangan menyebutkan, saat kejadian, korban tidak dapat dikenali oleh Warga serta anggota Polisi yang berada di lokasi kejadian. Warga sempat mengupload kejadian tersebut ke dunia maya. Indentitas seperti KTP atau SIM dan surat kendaraan roda dua yang dikemudikan korban tidak ada ditemukan dilokasi kejadian. Polisi sempat kesulitan mengenali wajah korban dan Polisi akhirnya mengevakuasi jenazah ke RSUD Porsea. Sore sekitar pukul 16:00 wib, ruang jenazah didatangi pihak keluarga dan memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Sahala Sitorus warga Sinta Dame. Sontak, kerabat dan keluarga menangis histeris melihat kondisi jenazah dalam keadaan mengenaskan dan sudah mulai mengeluarkan bau tak sedap.Keluarga akhirnya membawa jenazah ke rumah duka dengan menggunakan ambulance seusai dilakukan pembersihan dan penyambungan potongan-potongan tubuh yang terpisah.[adx]Sesampainya di rumah duka di Dusun Sitakkola Desa Sinta Dame, istri dan kelima anaknya histeris menyambut kedatangan peti jenazah Sahala Sitorus. Ayah dari Sahala Sitorus tampak tak kuat lagi menangisi anaknya yang wajahnya sudah tak bisa dikenali lagi. Keluarga tak menyangka kejadian ini akan menimpa Sahala.Sahala semasa hidupnya sangat baik dan ramah. Almarhum merupakan pekerja keras dan mengerjakan banyak sawah. "Dia kalau kerja di sawah, tak ada yang bisa menandinginya. Dia ligat cari uang dan ntah kenapa dia ini harus meninggal di Aruan" ungkap Jujung Sitorus.Rencananya, pemakaman akan dilaksanakan hari ini di makam keluarga, mengingat kondisi jenazah yang sudah mulai mengeluarkan bau tak sedap. Sementara pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini.(Mtc/Pintor)