Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kikiek: Polisi Sekarang Berbeda

Kikiek: Polisi Sekarang Berbeda

- Sabtu, 02 November 2019 14:03 WIB
mtc/anggi
Prof (Ris) Hermawan (Kikiek) Sulistyo mengatakan, buku "Polri Dalam Arsitektur Negara" merupakan buku pertama terbit pada tahun 2014 yang ditulisnya bersama dengan mantan Kapolri Jendral Tito Karnavian, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Har
MATATELINGA, Medan: Prof (Ris) Hermawan Sulistyo mengatakan peran polisi di jaman millenial ini dalam menangani berbagai permasalahan sangat berbeda dengan polisi pada jaman orde baru.

"Wah, beda sekali, polisi jaman sekarang dibandingkan dengan dulu, liat saja contoh kecilnya pada saat ini, polisi menangani demo lebih sejuk adem dengan menggunakan sorban," ujar aktivis 1998 ini dalam acara bedah buku "Polri Dalam Arsitektur Negara" digelar di Medan, Sabtu (2/11/2019).

Pria disapa akrab Kikiek ini mengatakan hal itu berbanding terbalik dengan penanganan aparat penegak hukum pada jaman orde lama.

"Kalau polisi jaman dulu mah, preman berseragam, beda jauh lah sama polisi sekarang ini, liat saja polisi di luar sana, seperti di Hongkong, Catalunya dan negara lainnya, polisi di sana menangani demonstran aja masih pakai senjata," ungkapnya.

Prof (Ris) Hermawan (Kikiek) Sulistyo mengatakan, buku "Polri Dalam Arsitektur Negara" merupakan buku pertama terbit pada tahun 2014 yang ditulisnya bersama dengan mantan Kapolri Jendral Tito Karnavian, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto dan Tim.

"Buku yang kedua itu satu paket dengan yang pertama judulnya Democratic Policing itu kami tulis sekitar 3 tahun yang lalu, sama Pak Dadang juga masih turut andil," ungkapnya.

Ia menjelaskan, isi dalam buku merupakan panduan untuk menjadi polisi masa depan yang lebih baik. 

"Ya kalau kita ngomong polisi 10-50 tahun lagi ya acuannya ada di dalam buku itu," ujarnya.

Dengan terbitnya beberapa buku tersebut, ia berharap agar seluruh aparat penegak huk dapat memahami isi buku tersebut, sehingga dapat menjadi polisi masa depan yang di banggakan masyarakat.

"Dan masyarakat biak itu mahasiswa utamanya, harus memahami jaman sekarang ini sudah enggak jamannya lagi demo demo yang anarkis, pakai power, jadi lah masyarakat yang bijak dan manfaatkan era digitalisasi jaman sekarang ini, seperti medsos," ungkapnya.

Dalam acara review buku tersebut, hadir Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, Kasat Lantas, AKBP Julianti, Kasat Narkoba, AKBP Rafael, beberapa perwakilan rektor universitas di Medan serta mahasiswa. (mtc/Anggi)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Dua Tersangka Kasus Impor Ilegal Ponsel Produk Lainnya, Diamankan Satgas Gakkum Penyelundupan Polri

Berita Sumut

Puluhan Petugas Gabungan Sisir Cari Bandit Belawan

Berita Sumut

Propam–SLOG Mabes Polri Periksa Senpi di Polda Sumut, Tegaskan Disiplin dan Akuntabilitas Anggota

Berita Sumut

Personel Polres Labuhanbatu Dukung Program Warung Polri Presisi Gratis

Berita Sumut

Tim Gabungan Turun Lokasi Banjir dan Longsor Wilayah Sembahe

Berita Sumut

Bareskrim Blokir 80 Rekenang dan Periksa 90 Orang Saksi PT DS