MATATELINGA, Medan: Polisi melakukan penggeledahan di salah satu rumah di Jalan Jangka, Gang Tentram Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah. Rumah yang digeledah adalah rumah keluarga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11).Salah seorang sepupu korban bernama Maya (41) yang ditemui disebelah rumah pelaku mengatakan bahwa pelaku yang kerap disapa Dede memang pernah tinggal di rumah tersebut. Namun sejak menikah beberapa tahun lalu, Dede sudah pindah ke kawasan Marelan. Rumah tersebut kini ditempati orang tua Dede."Saya enggak ingat tepatnya kapan. Tapi sudah agak lama. Sekarang dia tinggal di Marelan. Tapi saya juga sudah lupa dimananya. Di ujung Marelan sana," katanya kepada wartawan. Menurut Maya bahwa Dede dikenal sebagai sosok yang baik. Dede dahulu diketahui bekerja sebagai pedagang bakso bakar keliling. "Tapi sekarang enggak tahu apa pekerjaannya. Kita sudah tidak pernah berkomunikasi lagi," ucapnya. Maya mengaku tidak menyangka keterlibatan Dede dengan kelompok radikal. Namun ia tahu jika Dede memang pribadi yang rajin beribadah "Dia salatnya enggak tinggal itu. Kalau pengajian saya enggak tahu dimana. Orangnya sangat rajin ibadah," ungkapnya.(mtc)