Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Bus PSMS Medan Dilempari OTK

Bus PSMS Medan Dilempari OTK

- Kamis, 21 November 2019 10:15 WIB
mtc/ist
Bus tim PSMS Medan dilempari orang tak dikenal saat membawa rombongan ofisial dari Palembang menuju Medan.
MATATELINGA, Medan: Bus tim PSMS Medan  dilempari orang tak dikenal saat membawa rombongan ofisial dari Palembang menuju Medan.

[adx]

Dikutip dari akun resmi PSMS, @official_psmsmedan, kejadian ini terjadi Kamis (21/11/2019) dini hari tepatnya saat bus lewat di jalan lintas Sumatera di daerah Aek Kanopan, Kualuh Hulu, Labuhanbatu Utara. Akibatnya, kaca depan bus pecah, begitu juga lampu bagian kanan.

"Bus PSMS Medan yang membawa beberapa official team dan media psms termasuk media official psms sendiri (admin) yang sedang dalam perjalanan pulang menuju Medan dari Palembang mendapat serangan berupa pelemparan sebanyak 3 kali oleh orang yang tidak dikenal yang menggunakan 3 sepeda motor," demikian bunyi akun resmi PSMS, @official_psmsmedan, Kamis, (21/11)

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 01.50 WIB. "Akibat pelemparan, kaca bagian depan sebelah kanan bus dan kaca lampu bagian kanan mengalami kerusakan," lanjut akun tersebut.

[adx]

Kini rombongan yang dipimpin oleh Pelda Suryono sebagai pengawal bus PSMS telah melaporkan kejadian di Polsek Kualuh Hulu.

Manajemen PSMS menduga pihak yang melakukan pelemparan ke bus PSMS adalah komplotan begal dan menampik dari kelompok fans yang kecewa atas pencapaian PSMS musim ini.

"Kalau melihat laporan dari Pak Suryono yang ikut dalam rombongan, dia kasih tahu ke saya pukul 02.00 WIB bahwa itu bukan dari kelompok suporter atau juga bukan yang kecewa karena gagalnya PSMS, tapi murni ulah dari begal-begal itu, atau orang yang iseng melempar," ungkap Sekretaris Umum (Sekum) PSMS, Julius Raja.

King-sapaan akrabnya, menambahkan dari informasi beberapa orang ternyata, kawasan yang dilewati bus tepatnya di daerah Aek Kanopan, Kualuh Hulu, Labuhanbatu Utara (Labura) ternyata  rawan. 

"Infonya begitu, ternyata sering terjadi pelemparan di situ. Kami juga agak heran karena kalau dibilang rawan harusnya di daerah jalan lintas daerah Palembang, Duri. Tapi ini sudah masuk wilayah Sumut pula," jelasnya.

[adx]

[adx]

Dia mengatakan aksi yang menimpa bus tersebut hanya terjadi saat bus mau kembali ke Medan. "Saat pergi sama sekali tidak ada gangguan, hanya pas pulang saja," timpalnya.

King juga memastikan tidak ada pemain dalam bus. Karena seluruh skuad kembali dengan pesawat. "Hanya ofisial dan juga beberapa kawan-kawan suporter yang menumpang," ungkapnya.

Saat ini, kata King, pihaknya menyerahkan kasus ini ke Polsek Kualuh Hulu. "Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi, karena membahayakan pengendara yang melewati jalan tersebut, apalagi saat malam hari," ucapnya

Sementara itu, kejadian sempat diduga karena luapan kekecewaan pecinta PSMS yang mendapati kenyataan klub kesayangannya gagal menapaki asa ke Liga 1. PSMS pada laga pamungkas Babak 8 Besar grup B Liga 2 kalah 1-2 dari Persita Tangerang di Stadion Jakabaring, Palembang, Senin (18/11/2019). Hasil yang membuat Legimin Raharjo dkk tersingkir dan memastikan tetap bertahan kompetisi kasta kedua untuk musim depan. (mtc/fae)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Berita Sumut

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Berita Sumut

"Alfi Hariadi Siregar" Diganjar Putusan Hukuman Sembilan Tahun Penjara

Berita Sumut

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Berita Sumut

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI

Berita Sumut

Polwan Polda Sumut Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut, Dengan Humanis