MATATELINGA, Sibolangit: Kasus virus hog cholera atau biasa disebut kolera babi membuat sejumlah peternak babi resah. Dan virus tersebut sudah menyebar ke berbagai wilayah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, secara cepat Camat Sibolangit, Febri Gurusinga berkoordinasi dengan Muspika plus dengan membuka posko di Kantor Camat Sibolangit. Posko tersebut bertujuan untuk warga dapat dengan mudah melaporkan bila merasa ternak babi nya terserang oleh virus hog tersebut. [adx]"Kita menghimbau warga segera melaporkan bila ada kasus virus hog kholera tersebut. Dan laporan tersebut secara berjenjang, mulai dari Kepala Dusun setempat, Kepala Desa serta ke pihak Kecamatan Sibolangit," ujar Camat Sibolangit tersebut."Bila secara cepat dilaporkan, jadi kondisi tersebut dapat diupayakan atau diambil langkah cepat dalam penanganan nya. Kita juga mengharapkan kerjasama dari semua pihak, khususnya warga pemilik ternak babi yang terinfeksi atau mati untuk tidak membuang bangkai babi tersebut secara sembarangan. Karena hal itu bisa saja menjadi salah satu faselitas virus untuk merebak luas dan sangat mencemari lingkungan kita," sebut Febri.Febri juga menambahkan pihak nya juga akan membatasi sementara lalulintas (keluar masuknya) ternak babi ke wilayah nya. [adx]"Kita juga menyarankan kepada warga untuk membatasi lalulintas (keluar masuknya) ternak babi ke eilayah Kec. Sibolangit terkhusus dari wilayah yang sudah tertular, yang diantara nya wilayah Hamparan Perak, Percut Sei Tuan atau wilayah lain nya. Ya salah satu untuk pencegahan nya secara sementara, bagi warga peternak untuk membersihkan kandang ternak mereka masing-masing secara kontinyu. Untuk posko kita secara tim bersama Muspika, seperti Kapolsek, Danramil Sibolangit, UPT Pertanian, KA. Puskesmas, kasi Trantib serta Kades se Kec. Sibolangit," ujar Camat Sibolangit mengakhiri.(mtc/edi).-