Matatelinga - Medan, Meski kebanyakan klub motor identik dengan berkendara dengan kencang dan suara nyempreng, namun pecinta motor Yamaha RX-King khususnya The King Medan tak mau dianggap ugal-ugalan. Terlebih disebut sebagai gank motor. Mereka ingin mengedepankan tertib berlalu lintas, semangat persaudaraan, kebersamaan dan solidaritas.
Sebuah tumpeng yang di sajikan saat ulang tahun The King Medan yang ke 1 thn Pada Jumat malam (05/4) di secret The King Medan Jl.Brigjend Hamid No.82 Medan membuat suasana kekompakan dan kebersamaan smakin hangat. Diadakan acara hari ulang tahun yang pertama dengan tema "kesederhanaan, kekompakan, dan kekeluargaan", ujar Ucil ketua the king Medan.
klub motor ini merayakan ulang tahun ke-1 setelah didirikan 05 April 2013. Acara ulang tahun ini dibuat sangat sederhana, dengan persiapan yg singkat, ujarnya.
Ketua the king medan, Dedy Andry yg biasa disapa Ucil mengatakan, pada awal berdiri The king Medan hanya 6 orang, Ucil, Eman, Apin, Agung, Wawan, Aseng. Namun seiring tumbuhnya komunitas ini, khalayak umum diperkenankan ikut bergabung supaya klub ini semakin ramai. “Tentu dengan syarat-syarat yang sudah kami tentukan termasuk pecinta RX-King,” katanya.
Komunitas The King Medan tidak sekadar hura-hura dan mengumbar kegaduhan di jalan raya. The King Medan sejak semula diarahkan untuk saling berbagi. Misalnya, mereka melakukan bakti sosial, peduli bencana dan yang terpenting kekeluargaan dan kekompakan team, ujar Aulia Humas The king Medan.
Tak hanya itu, bersama 30 anggotanya, klub motor yang dikenal dengan suara nyempreng ini melakukan touring di sebagian kota. Di setiap kota, mereka juga menggelar bakti sosial dan saling silaturahmi antar komunitas RX-King dan club motor lainnya.
Di seputaran kolam deli, seminggu sekali saling bertemu, diskusi soal motor dan ngobrol berbagai hal. “Biasanya kami ngumpul setiap malam sabtu di Kolam Deli ( Masjid Raya Medan),” jelas Aulia, Humas The King Medan.
(Mt-01)