MATATELINGA, Medan: Terkait tewasnya Humas PN Medan, Ketua PN Medan, Sutio Jumangi Hahirno mengatakan, pihaknya tidak mengetahui bagaimana kejadiannya. Sekitar pukul 18.00 wib, dia diberitahu oleh anggotanya bahwa korban ditemukan di kebun sawit dan indikasinya sudah meninggal dunia.
[adx]"Jadi sudah kita bel Polda, cari informasi, ternyata sudah di Bhayangkara. Maka kita meluncur kemari. Kita lihat jenazahnya ada di dalam," katanya, Jumat (29/11/2019). Sutio mengaku tidak tahu penyebabnya. Saat ini, polisi sedang melakukan penyelidikan atas meninggalnya humas di PN Medan. "Yang jelas memang tadi pagi dia sempat masuk sebentar terus keluar. Dan tak tahu kemana. Yang ketemu ada, temen. Saya tidak (ketemu)," sebutnya. Dijelaskannya, korban sempat datang di PN Medan sebelum pukul 08.00 wib. Menurutnya, di PN Medan sedang ada acara sosialisasi namun korban tidak masuk lagi. Bahwa korban saat ditemukan masih mengenakan pakaian olah raga, menurutnya seperti kebiasaan di PN Medan setiap hari jumlah dilakukan olah raga. [adx]"Tapi khusus Jumat ini ditiadakan karena ada Acara sosialisasi dan simulasi litigasi tadi, makanya kita juga undang advokat," katanya. Dia berharap agar kasus ini diusut tuntas, sebagaimana menjadi kehendak dari keluarga dan juga pihak kepolisian untuk mengautopsi korban. "Mudah-mudahan bisa sesuai harapan keluarga dan kami yang menghendaki ini diusut tuntas. Karena keluarga saya telepon, menghendaki mana baiknya. Polisi bilang ditindaklanjuti untuk otopsi, keluarga setuju," katanya. Mengenai keseharian korban dan kasus terakhir apa yang ditangani, dia mengaku tidak tahu. "Saya tak tahu. Mungkin majelisnya. Karena saya baru dua Minggu di sini. (soal indikasi pembunuhan) saya tidak tahu. Polisi aja nanti diwawancarai," katanya. Kapolsek Kutalimbaru AKP Bitler Sitanggang mengatakan, pihaknya mengetahui ada mayat di kebun sawit atas laporan dari masyarakat. "Jam 1 dapat kabar, kita meluncur. Menunggu tim dari Polres. Korban duduk di kursi belakang supir," sebutnya.