Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Selidiki Penyebab Kematian Hakim PN Medan Jamaluddin, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Selidiki Penyebab Kematian Hakim PN Medan Jamaluddin, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

- Sabtu, 30 November 2019 08:15 WIB
Mtc/fae
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, di RS Bhayangkara Medan, Jumat (29/11/2019) malam.
MATATELINGA, Medan: Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto menyatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin. Polisi masih menunggu hasil autopsi jasad pria yang ditemykan tak bernyawa dalam mobilnya di  areal kebun sawit di Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumut, Jumat (29/11/2019). 

[adx]

"Kita tidak dapat buru-buru menyimpulkan, jadi memang ada anggota tadi yang menyatakan di lapangan, tapi untuk kita tidak bisa segera menyimpulkan, karena kita butuh hasil olah TKP. Yang kedua nanti kita butuh hasil autopsi baru dari situ kita bisa menyimpulkan arahnya ke mana," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, di RS Bhayangkara Medan, Jumat (29/11) malam.

Seperti diberitakan, Jamaluddin ditemukan tak bernyawa di jok tengah mobil Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi BK 77 HD. Kendaraan mewah berisi jasad hakim PN Medan itu didapati di jurang pada areal kebun sawit di Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Jumat (29/11). Bagian depan mobil ringsek karena menghantam pohon sawit, airbagnya juga terbuka. 

Namun Dadang berharap agar masyarakat tidak cepat menyimpulkan kasus ini. Pasalnya penyebab pasti kematian Jamaluddin baru diketahui setelah hasil autopsi keluar. Namun Dadang menolak menjawab saat ditanya ada tidaknya luka di tubuh Jamaluddin. Begitu pula saat ditanya tentang kabar bekas jeratan di leher Jamaluddin.

[adx]

"Itu yang saya bilang, kita tidak bisa menyimpulkan, harus jelas ada alat buktinya, kemudian hasil hasil autopsi baru kita bisa menyimpulkan. Itu yang saya maksud," sebutnya.

Dadang pun menolak memaparkan perkembangan penyelidikan kasus itu, seperti benda apa saja yang disita petugas dan informasi mengenai perjalanan Jamaluddin sebelum ditemukan meninggal dunia. Dia beralasan anggotanya sedang mencari alat bukti dan saksi lain. Selanjutnya mereka akan melaksanakan gelar kasus.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru Iptu R Ginting menyatakan, identitas pria itu belum diketahui. Dugaan sementara dia korban pembunuhan.

"Untuk sementara kita menduga temuan korban pembunuhan. Untuk korban ditemukan di lantai mobil bagian bangku tengah dengan posisi miring dengan wajah mengarah ke bagian depan," jelas R Ginting.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana keper hijau, baju kaus lengan panjang warna biru motif bintik-bintik. Korban juga mengenakan kaus kaki putih hitam. "Kulit sawo matang dan kita taksir berusia 40 hingga 50 tahunan," sambung R Ginting. (mtc/fae)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Tak Sampai 1 x 24 Jam Pembunuh Nita Berhasil Di Amankan

Berita Sumut

Biaya Pemeriksa Kesehatan Memperoleh SIM Rp 30.000/Orang, Dananya Mengalir Kemana....?

Berita Sumut

Kasat Reskrim dan Lantas Polrestabes Medan Diganti

Berita Sumut

Dua Wanita Loncat Hingga Tak Sadarkan Diri, Akibat Apa...?

Berita Sumut

"Manusia Emas" Ditangkap Diduga Aniaya Istri Siru

Berita Sumut

Rajamin Siarit: Tangkap Pelaku Penganiayaan Dokter Kecantikan di Medan