MATATELINGA, Asahan: Puluhan warga masyarakat dusun IV desa Lubuk Palas kecamatan Silau Laut Asahan mendadak geger usai menghadiri serta menyantap hidangan acara hajatan yang disuguhkan oleh "Kom" warga setempat akibat keracunan makanan, Sabtu (7/12/2019.Banyaknya warga masyarakat yang tumbang akibat keracunan tersebut membuat Bupati Asahan serta Kapolres Asahan menjenguk serta melihat kondisi korban yang di rawat di RSUD.HAMS serta Puskesmas Binjai Serbangan Air Joman. Bupati Asahan H.Surya BSc yang didampingi Kapolres Asahan AKBP.Faisal F.Napitupulu,SIK.MH, ketua DPRD Asahan , serta unsur Forkopimda lainnya saat menjenguk korban keracunan makanan di RSUD HAMS, Minggu (8/12/2019) mengatakan semua korban keracunan makanan yang disuguhkan saat ada hajatan di keluarga "Kom" (50) warga dusun IV desa Lubuk Palas kecamatan Air joman, merupakan musibah yang tidak dikehendaki semua orang, dan terhadap semua korban juga sudah di berikan tindakan medis secara serentak dengan membawa korban ke RSUD HAMS kisaran maupun Puskesmas Binjei Serbangan , ujarnya.Lebih lanjut H.Surya mengatakan terhadap semua korban keracunan makanan tersebut ,seluruh biaya perobatannya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Asahan, dan diharapkan tidak ada lagi korban yang berjatuhan akibat msksndn tersebut.Dan kepada dinas terkait lainnya juga diharapkan untuk dapat bekerja sama dengan pihak pemerintahan desa guna memonitoring kasus ini.H.Surya juga mengatakan data yang telah diperolehnya junlahnkorbsn yang dirawat di RSUD. HAMS Kusaran sebanyak 13 orang dan yang dirawat di Puskesmas Binjei Serbsngsn Air Joman sebanyak 30 orang serta korban yang sudah diperbolehkan pulang sebanyak 6 orang sehingga total warga keracunan mskan tersebut sebanyak 49 orang, ungkapnya.Secara terpisah Kapolres Asahan AKBP.Faisal Florentinus Napitupulu,SIK MH saat dikonfirmasi melalui selularnya,Minggu (8/12/2019) mengatakan Sat.Reskrim Polres Asahan sedang melakukan penyelidikan terkait dengan kasus tersebut, dan telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi serta membawa sample makanan hidangan hajatan tersebut guna dilakukan uji laboratorium .Selain itu "Kom" yang mempunyai hajatan juga sedang dirawat dikarenakan turut keracunan makanan yang dihidangkan saat berlangsungnya hajatan tersebut, pungkasnya (ben)