MATATELINGA, Asahan: Telur dan sayur gori hidangan hajatan di rumah berinisial Kom warga dusun IV desa Lubuk Palas kecamatan Air Joman Asahan, membawa kesengsaraan bagi warga setempat, pasalnya puluhan warga setempat usai menikmati hidangan hajatan yang di gelarnya, terpaksa di larikan ke RSUD HAMS Kisan dan Puskesmas Binjei Serbangan, diduga akibat keracunan makanan .Keterangan Minah (45) IRT warga dusun IV desa Lubuk Palas Air Joman Asahan saat ditemui matatelinga.com , Sabtu (7/13/2019) malam hari mengatakan awalnya kami menghadiri acara hajatan atas kelahiran putra keluarga "Kom" warga di kampung ini , dan di acara tersebut kami dihidangi makanan diantara HH undangan tersebut terdapat masakan sayur gori dan telur ayam , setelah kami menikmati masakan tersebut tiba tiba perut terasa sakit serta mual dan badan terasa lemas yang selanjutnya muntah muntah .Minah juga mengatakan sebelum saya di bawa ke Puskesmas ,saya berfikir mungkin masuk angin, namun tidak berapa lama keluarga saya mendapat kabar banyak warga dusun IV desa Lubuk Palas ini mengalami seperti yang saya alami , bahkan ada yang di larikan ke RSUD HAMS kisaran , hampir semua yang menjadi korban keracunan makanan inj mengatakan usai makan telur dan sayur gori perut terasa sakit dan mual, ungkapnya.Sementara kepala dinas kesehatan Asahan dr.Aris Yudhariansyah MM saat ditemui matatelinga.com di Puskesmas Binjei Serbangan, Sabtu (7/12/2019) malam hari mengatakan Puskesmas Binjei Serbangan sudah memberikan tindakan medis terhadap korban yang di duga keracunan makanan , dan hingga malam ini korban yang di duga keracunan makanan tersebut juga ada yang dilakukan perawatan medis di RSUD.HAMS kisaran . Selain itu kami masih belum dapat menyimpulkan penyebab keracunan ini, makanan apa yang menjadi penyebabnya, tim Dinkes Asahan sudah melakukan observasi serta menyisihkan beberapa sample makanan yang di duga menjadi penyebab.Aris Yudhariansyah juga mengatakan Kapus Binje Serbangan bersama seluruh stafnya sudah bersama kami untuk melakukan perawatan medis terhadap korban ini, dan semoga tidak ada lagi korban pada malam ini, pungkasnya (ben).