MATATELINGA, Siantar: Ita Situmorang, wanita berbadan kecil bersama anaknya Devi tinggal di rumah kontrakan di jalan Nusa Indah, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat merasa tidak terima atas perbuatan dan perkataan dari oknum depcolektor melapor ke kantor Polisi.Berdasarkan surat laporan Ita kepada polisi ,bahwa awalnya ia akan keluar rumah hendak membeli makanan, tanpa di sangka oknum yang berbadan besar ketemu dengannya dan melontarkan kata-kata makian, "Kau tipu-tipu aku kau bilang kau mau manggil suamimu ternyata kau tak datang" ucap Ita menirukan. Lalu Ita menjawab, "Namanya suamiku lagi nyari uang untuk bayar kereta", kemudian oknum tersebut menyambut, "Mengeluarkan kata kata makian dan dan menghina dirinya pribadinya.Selain itu, Depcolektor menantang anak korban untuk mendatangkan bapaknya yang juga merupakan wartawan salah satu media harian. Mengetahui bapaknya seorang wartawan, oknum itu pun menyuruh devi untuk mendatangkan wartawan, "suruh kemari semua wartawan, polisi juga, tak takut aku", papar Ita menirukan perkataan oknum tersebut. Namun Pria itu tidak bergeming dengan penjelasan ibu dan anak itu, pria itu semakin ngotot untuk menagih dengan suaranya yang lantang dan nada intimidasi sehingga tetangga-tetangga penasaran atas apa yg terjadi di rumah Ita sehingga berhamburan keluar rumah melihat dari kejauhan memandangi mereka dan Pria penagih itu sedang beradu mulut. Tak lama setelah Devi menelpon bapaknya supaya segera datang, dua orang oknum tersebut pun langsung angkat kaki.Makanya, kami pun melaporkan oknum depkolektor tersebut ke polisi, atas perbuatan tidak menyenangkan dan merasa terhina dengan perkataan yang sebetulnya tidak ada kaitannya dengan hutang kredit sepeda motornya. Kapolsek Siantar Barat Iptu. Subagya saat di konfirmasi diruang kerjnya, terkait peristiwa tersebut, membenarkan adanya laporan itu. "Iya bang, barusan ada pengaduan masyarakat terkait tindakan oknum yang di duga depkolektor, dan akan kita tindak lanjuti bang", ujar Kapolsek di ruangannya.(Mtc/Josua)