MATATELINGA, Tobasa: Juan Carlos Pimpinan PT. Aquafarm Nusantara melakukan foto bersama didampingi Dian sebagai manager CSR saat menyampaikan hasil uji coba alat baru untuk proses daur ulang sisa pakan dari dasar keramba Jala Apung.Ujicoba alat baru ini menurutnya sebagai program KAMI PEDULI Regal Springs Indonesia. Semua dikerjakan dengan sistim standard operasional (SOP). Berbagai kalangan menuding jika sisa pakan ikan yang berada di dasar danau menjadi masalah. Kritikan ini menjadi masukan dan mendorong PT AN untuk lebih memperhatikan lingkungan perusahaan.Selain pemasangan sistem daur ulang KJA, Regal Springs Indonesia juga telah memasang 4 alat pemberi pakan secara otomatis berteknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi pemberian pakan ikan dalam KJA.Regal Springs Indonesia dengan senang mengumumkan bahwa investasi besar untuk budidaya perikanan di danau secara lebih bertanggung jawab dengan sistem ujicoba daur ulang KJA dan selanjutnya dipergunakan disana. Hal tersebut merupakan salah satu komitmen investasi utama Program KAMI PEDULI. Regal Springs Indonesia telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, dimana semua materi pakan yang telah dicerma ikan bisa terkumpul dan kemudian diangkat dari dasar jala (Keramba-red). Proyek Uji Coba Sistem Daur Ulang sisa pakan dari dasar Karamba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba dilakukan oleh PT AN Regal Springs Indonesia, Jumat (13/12/2019) lalu ternyata menunjukkan hasil yang menggembirakan dan hal tersebut membuat sisa pakan apung yang tidak tercerna ikan, pakannya tidak ada yang terlepas ke danau. Hal tersebut disampaikan Kasan Mulyono Senior Manager External Affairs PT AN Regal Springs Indonesia, Minggu (15/12/2819) dan hasil tersebut telah disampaikan kepada publik melalui siaranpers dan juga disampaikan langsung kepada media dalam lokakarya di Parapat beberapa waktu lalu, usai melakukan beberapa kali uji coba dengan penggunaan alat tersebut. Untuk itu, dengan diluncurkannya Program Keberlanjutan Total KAMI PEDULI pada Juni 2019 di Medan, yang merupakan program terpadu secara total pertama dalam bidang budidaya perikanan dan budidaya Tilapia dikaitkan dengan Tujuan-tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. Ujarnya. Jadi sistim kinerja Daur Ulang KJA dengan rancangan kantong telah dipasang di dasar KJA dan kantong ini mampu menampung materi pakan yang telah dicerna. Lalu materi/sisa tersebut kemudian disedot dengan pompa ke sebuah tangki penampung yang sudah disediakan di atas kapal. Materi tercerna tersebut lalu disaring untuk memisahkan kandungan airnya dan kemudian diangkut ke permukaan untuk didaur ulang menjadi pupuk yang digunakan untuk pertanian.(Mtc/Pintor)