MATATELINGA, Binjai: Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ibu, Pemerintah Kota Binjai bekerja sama dengan Rmol Sumut menggelar Malam Apresiasi Perempuan dengan mengusung tema "Baktiku Untuk Ibu", bertempat di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kecamatan Binjai Kota, Selasa (17/12/2019) malam. Hadir pada acara tersebut Walikota Binjai, HM Idaham yang diwakilkan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Binjai, Meidy Yusri, Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani Idaham, Pimpinan umum Rmol Sumut, Zulham Efendi, Ketua Gerindra Medan, Octavianus Zulkarnaen, serta jajaran OPD di lingkungan Pemko Binjai. Peran perempuan, khususnya kaum ibu sebagai sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, serta percaya diri menjadi kekuatan yang besar dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa."Oleh karenanya Pemko Binjai selalu berupaya memberi kesempatan dan apresiasi atas keterlibatan kaum ibu dalam mendukung pembangunan, dikesempatan ini saya ucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi positif yang selama ini telah ditunjukkan kaum ibu di Kota Binjai," ungkap Meidy. Kegiatan ini dapat dijadikan momentum yang sangat baik dalam rangka memberikan pengakuan atas peran penting dan membanggakan yang telah banyak disumbangkan oleh kaum ibu yang ada di Binjai. Mewakili kaum ibu, Ketua TP PKK Kota Binjai, Hj Lisa Andriani Idaham, dalam orasinya menyampaikan bahwa saat ini peran ibu terus meningkat. Tidak hanya sekedar menjadi orang yang harus paling tahu segala sesuatu hal yang berlaku di rumah, sebagai orang yang paling memahami kebutuhan dan keinginan setiap anggota keluarga, pekerjaan rumah para ibu makin berat seiring dengan perkembangan teknologi, perubahan cara pandang dan keinginan zaman yang berubah. "Namun begitu sebagai tiang sebuah negara, yang besar. Perempuan dan para ibu tentunya sepakat untuk tidak menyerah, tidak mundur dan pantang mengeluh. Semua tantangan hidup sehari-hari dijadikan makanan lezat yang sudah semestinya dihadapi dengan segenap kesabaran dan penuh kesadaran, "tegas Lisa. Lisa menegaskan, bahwa tidak dapat dipungkiri peran perempuan telah bertransformasi jauh. Dari semula hanya sebagai pendukung ekonomi keluarga, kini menjadi tulang punggung. Pemanfaatan dan efisiensi pemaksimalan teknologi dapat menopang roda perekonomian. Pada Malam Apresiasi Perempuan tersebut turut diserahkan penghargaan kepada 8 orang perempuan hebat dan tangguh Kota Binjai, serta pengumuman lomba film pendek yang diikuti siswa-siswi tingkat SMP dan SMA seKota Binjai.Kedelapan wanita tangguh tersebut antara lain, Lisza Megasari, perempuan ini bergerak dan berkampanye untuk mengedukasi para ibu tentang pentingnya ASI bagi bayi. Dr Maghdalena Ariyani, ia mengajarkan dan merangsang ibu-ibu untuk menemukan peluang baru sebagai upaya peningkatan ekonomi dirumahnya masing-masing. Suliyem, berhasil mendirikan kampung literasi. Maya Susanti, menciptakan potensi ekonomi baru bagi kaum ibu. Asmawati, melahirkan penulis masa depan dengan menggelar lapak membaca buku di ruas jalan Lapangan Merdeka Binjai. Chaifi Rusiana, wanita ini membangun pondok rumah yatim. Devi Arisandi, berupaya sekuat tenaga mendukung bakat anaknya yang mengalami ketidaksempurnaan fisik, dan Hj Sabariah, seorang ketua perwiritan besar.(mtc)