Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kapolsek Medan Kota M Rikki Ramadhan Sik, Naik Pangkat Yang Tergabung dari 228 Personil

Kapolsek Medan Kota M Rikki Ramadhan Sik, Naik Pangkat Yang Tergabung dari 228 Personil

Redaksi - Selasa, 31 Desember 2019 19:15 WIB
Mtc/Ist
Kapolrestabes Medan Brigjen Pol Dadang Hartanto Sedang Menyalami Kapolsek Medan Kota M Rikki Ramadhan Sik Naik Pangkat
MATATELINGA, Medan: Kapolsek Medan Kota M Rikki Ramadhan Sik naik pangkat setingkat lebih tinggi yang tergabung dari 228 personel. Dari pangkat Kompol ke AKBP ada 2 personel yang salah satunya yakni Kasat Reskrim, Eko Hartanto, AKP ke Kompol 4 personel, Iptu ke AKP 16 personel, Ipda ke Iptu 35 personel, Aiptu ke Ipda 5 personel, Aipda ke Aiptu 2 personel, Bripka ke Aipda 18 personel, Brigadir ke Bripka 49 personel, Briptu ke Brigadir ada 3 personel dan Bripda ke Briptu ada 94 personel.

Kapolrestabes Medan, Brigjen Pol Dadang Hartanto saat memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat setingkat perwira, bintara dan ASN Polri sejajaran Polrestabes Medan di Lapangan Apel Polrestabes Medan, Jalan H M Said, Kota Medan, Selasa (31/12/2019). 

Dalam amanatnya mengatakan, kenaikan pangkat merupakan bentuk prestasi dan bukan hak, ini adalah suatu bentuk prestasi yang dibuat. Apabila rekan-rekan tidak berprestasi berarti ada permasalahan, ada hal-hal yang tidak sesuai dengan norma makanya rekan-rekan tidak akan naik pangkat.

Oleh karena itu, ini akan menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus berkarya agar lebih baik ke depan. "Dengan adanya pangkat ini akan mendorong kekuatan Polri untuk terus dipercaya oleh masyarakat, sumber daya menjadi faktor kunci bagi organisasi kita untuk menciptakan kinerja yang baik kinerja. Kinerja yang baik akan menghasilkan kepercayaan kepada masyarakat.Sehingga masyarakat kepercayaannya pun semakin meningkat, eksistensi Polrinya semakin kuat dan untuk rekan perlu ketahui di dalam pangkat tersebut akan tersirat, " sebutnya.

Di dalam pangkat itu, bisa dihitung berapa lama dia hidup di dalam organisasi, tidak mungkin orang baru lulus langsung pangkatnya jadi perwira tapi rata-rata yang berpengalaman di organisasi lebih dari 5 tahun. Jadi lamanya hidup di dalam organisasi artinya orang ini pangkat yang tinggi menunjukkan pengalaman, pengalaman yang baik dalam organisasi.

Kemudian pangkat juga akan menunjukkan professionalisme kita ketika orang lama berpengalaman di dalam organisasi. Maka kekayaan di dalam dirinya semakin baik, pembelajaran di dalam dirinya semakin baik tentu diharapkan selama dia di dalam organisasi dia akan terus belajar Learning by Doing (Bekerja sambil belajar), baik belajar dari seniornya maupun belajar melalui pendidikan secara formal atau pun belajar secara otodidak, tentunya yang dipelajari itu adalah hal yang baik bukan hal yang menyimpang. Bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Pangkat juga menunjukkan tingkat kedewasaan seseorang karena semakin tinggi pangkat maka akan ada junior-junior yang di bawahnya harus menunjukkan jati diri dia sebagai seorang senior yang baik, yang memberikan contoh kepada juniornya. Perwira berikan contoh kepada bintara, brigadir senior memberikan contoh kepada junior sehingga akan menimbulkan budaya baik kehidupan organisasi, “ungkapnya  sembari menambahkan pangkat juga akan menimbulkan kesan controlnya, control terhadap dirinya semakin baik kenapa kalau dia tidak mampu mengontrol dirinya sendiri.

Maka dia tidak akan mampu menempati pangkatnya yang baik. Semakin tinggi pangkatnya semakin dibutuhkan masyarakat. "Saya pernah mengelompokkan anggota organisasi Polri berdasarkan beberapa kelompok yang pertama ada orang-orang kunci. Di mana orang ini tidak ada dicari oleh pimpinannya, dicari oleh sistem, dia merupakan personel kunci di dalam organisasi, dia kerja dengan sungguh-sungguh,"akunya.

Tambah Kapolrestabes Medan, yang ke dua yaitu orang pendukung. Di mana orang ini ada dia semakin kuat tetapi tidak ada dia tidak apa-apa karena ada orang kunci tadi. Lalu, ada dia tidak ada dia organisasi tidak apa-apa sedangkan yang ke empat ada dia pimpinan malah stres karena dia hadir membuat masalah.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Berita Sumut

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Berita Sumut

"Alfi Hariadi Siregar" Diganjar Putusan Hukuman Sembilan Tahun Penjara

Berita Sumut

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Berita Sumut

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI

Berita Sumut

Polwan Polda Sumut Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut, Dengan Humanis