MATATELINGA, Deliserdang: Seorang penderita ganguan jiwa bernama Risky Andika (29) tewas dikeroyok oleh 5 orang pemuda di kawasan Perkebunan PTPN 2, Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa, Selasa (7/1). Polisi berhasil meringkus 3 dari 5 orang pelaku. Para pelaku merupakan tetangga korban.Paur Humas Polresta Deli Serdang Iptu Masfan Naibaho mengatakan usai mendapat laporan peganiayaan, personel Polsek Tanjung Morawa dan Satreskerim Polresta Deli Serdang langsung mengejar pelaku hingga berhasil menangkap tiga tersangka yakni H (19), DA (23) dan AG (24) di hari itu juga." Untuk pelaku yang diduga terlibat KV (17) dan OJ (35) belum tertangkap," ujar Masfan, Kamis (9/1)Masfan menyebuykan motif penganiyaan dilakukan karena pelaku kesal korban sering berbuat kasar pada ibu angkatnya Nurhaidah Tanjung (71). Lalu para tersangka berniat memberi pelajaran korban agar tidak mengulangi perbuatannya lagi, nahas aksinya kebablasan, korban tewas dianiaya dengan sejumlah luka." Motif awalnya untuk memberi efek jera terhadap korban dikarenakan korban sering mengancam ibu angkat korban untuk dibunuh. Ketiganya mengakui perbuatanya," ujar Masfan.Pada saat proses pembunuhan, ujar Masfan, ke lima pelaku memiliki peranan masing masing, diawali oleh tersangka B yang memukul wajah korban sebanyak dua kali dengan tangannya di rumah korban.Kemudian para tersangka lainnya mengikat tangan korban dan membawanya ke perkebunan Lahan Eks HGU PTPN II dengan sepeda motor. " Tiba di sana tersangka B membakar ikatan di tangan korban dengan mancis (korek gas) warna merah (lalu) mencari batang ubi, selanjutnya dipukulkan ke arah korban bagian muka dan mulut," ungkap Masfan Hal serupa juga dilakukan tersangka AG, dia memukul wajah dan tubuh korban dengan kedua tangannya." AG memukulnya ke bagian muka sebelah kanan, lalu badan korban bagian punggung. Selanjutnya AG juga mengambil batang pisang untuk dipukulkan ke korban pada bagian muka sebelah kiri dan kanan," ujar Masfan Tidak jauh berbeda tersangka HR juga melakukan aksi keji serupa, dia meganiaya korban dengan menghantamkan batang pisang ke wajah korban." Sedangkan tersangka OJ (hanya) menghasut para pelaku sadis melakukan penganiayaan terhadap korban. Sedangkan KV memukul korban bagian muka dengan menggunakan tangan sebelah kanan," kata MasfanRisky ditemukan oleh salah seorang warga yang kebetulan hendak berladang, nahas tiba di Rumah Sakit nyawanya tidak dapat tertolong. (mtc/fae)