MATATELINGA, Asahan: Seorang pemuda berusia 16 tahun yang kerap disapa dengan panggilan Julfahri Abdillah warga jalan Mas Mansyur gang Kancil kecamatan Kisaran Barat , Selasa (14/1/2020) sekira pukul 17.30 Wib dikabarkan hanyut di aliran sungai Silau yang juga oleh warga setempat disebut sungai Beting.Keterangan yang dapat dihimpun matateinga.com dari Ipan (42) warga jalan Sei Silabat lingkungan II kelurahan Sendang Sari Kisaran Barat yang melihat kejadian tersebut mengatakan awalnya saya sedangmencuci sepeda motor dipinggiran sungai Silau atau Beting ini, dan saya juga melihat ada sekitar lima orang anak anak lajang sedang mandi di sungai ini, namun tiba tiba diantara meraka menjerit minta tolong, ujarnya.Lebih lanjut Ipan mengatakan mendengar jeritan tersebut saya mendekati sembari mengatakan tolongi kawan kamu itu, namun dua orang anak yang berada di tengah sungai itu terlihat sudah menghawatirkan , melihat hal tersebut saya langsung melompat dan saya dapat menarik satu orang namun satu orang lagi sudah tidak terlihat.Ipan juga mengtakan satu orang dapat terselamatkan meskipun dalam kondisi sangat lemas, namun satu lagi hingga kini masih belum ditemukan.Sungai ini terlihat tenang, namun sangat membahayakan bila diarungi oleh orang yang tidak mengenal karakter sungai ini, dan sudah banyak menelan korban yang hanyut.Hingga malam ini korban Julfahri Abdillah belum diketemukan, sementara korban yang terselamatkan Insani Manurung (16) warga jalan Hamka Kisaran sudah dibawa pulang oleh keluarganya, sementara tim SAR dari BPBD Asahan yang datang tidak lagi dapat berbuat apa apa, sehubungan hari sudah menjelang magrib, dan hingga malam ini warga masyarakat di sekitar sungai ini juga telah melakukan pencarian dengan menyelam dan menyisir pinggiran sungai, pungkasnya (ben)