MATATELINGA, Medan: Kodam I/BB melepas keberangkatan 200 prajurit terbaiknya dalam penugasan di dalam maupun luar negeri, Senin (20/1/2020) pagi di Balai Prajurit Makodam I/BB.Mewakili Pangdam I/BB, Kasdam Kodam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto mengatakan para prajurit yang terlibat dalam penugasan itu nantinya akan ditugaskan di dua Kodam di wilayah Papua."Mereka nantinya akan di tempatkan di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari," terang Untung.Lebih lanjut dikatakan Untung, penugasan personil ke wilayah Kodam XVII/ Cenderawasih dan Kodam XVIII/ Kasuari dalam rangka Penebalan Aparat diwilayah teritorial."Pemberangkatan Satgas ini adalah untuk membantu proses pengembangan dan pembangunan Kodim baru di dua Kotama itu," Ungkap Untung.Dalam penugasan tersebut, dari 200 prajurit yang mendapag penugasan tersebut, terdapat 6 prajurit dari Kodim 0201/BS. Prajurit dibawah komando Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga ini terdiri dari satu Pembantu Letnan Dua (Pelda), satu Sersan Kepala (Serka), tiga Sersan Dua (Serda) dan satu Kopral Dua (Kopda). Sementara itu, Dandim 0201/BS, Kolonel Infanteri Roy Hansen J Sinaga yang juga hadir dalam pelepasan prajurit itu mengatakan bangga atas terpilihnya beberapa prajuritnya dalam penugasan tersebut."Siapa pun prajuritnya, harus siap untuk melaksanakan tugas negara, dan itu sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai prajurit TNI khususnya yang bertugas di wilayah Kodim 0201/BS," ungkap Roy.Mantan Kapendam I/BB ini juga mengatakan, agar ke enam prajurit dari kesatuan Kodim 0201/BS agar dapat menjalankan tugas selama penugasan di wilayah Kodam XVII/ Cenderawasih dan Kodam XVIII/ Kasuari."Saya berpesan agar prajurit Kodim yang masuk dalam penugasan ini agar menjalankan tugasnya dengan baik, peofesional, disiplin dan penuh rasa tanggung jawab," ujarnya.Ia juga menambahkan, terpilihnya prajurit dalam penugasan itu bukan semata-mata hanya dalam penunjukan saja."Prajurit yang berangkat adalah putra terbaik bangsa, khususnya Sumatera Utara dan itu semuanya sudah melalui proses seleksi yang ketat," terang Roy.