MATATELINGA, Medan: Pauri Sundiro Manullang (28) tewas seketika usai ditabrak kereta api yang melintas di perlintasan rel Jalan Bersama Gang Sawah, Kelurahan Mulio Rejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Minggu (2/2/2020) malam. Sebelum kejadian nahas tersebut, warga Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi itu tengah asik duduk di perlintasan rel Medan-Binjai itu sambil memakai headset.Personel Lantas Polsek Sunggal Bripka P Tarigan mengatakan bahwa pada saat itu Kereta Api Sri Lelawangsa U88, datang dari arah timur (Medan) hendak menuju ke arah barat (Binjai). Di mana, pada saat itu korban sedang duduk-duduk di lokasi kejadian. "Saat kereta api lewat, korban tengah duduk-duduk dengan mengunakan handset sekitar 30 cm dari ROW (real off way), diduga kena sambar," katanya, Senin (3/2).Dan disaat itu pula lanjut Tarigan, kereta api yang sedang berjalan membentur bagian tubuh korban dan mengakibatkan korban terseret sejauh 5 meter.[br]"Kereta api sempat berhenti untuk mengevakuasi korban. Petugas dan dibantu warga lalu membawa korban ke RS Full Bethesda dan di rujuk ke RS Sundari Medan, kemudian di rujuk kembali ke RS Bina Kasih Medan," ucap Tarigan.Tarigan menambahkan bahwa pasca kejadian tersebut korban mengalami luka-luka dan patah di tangan sebelah kiri, kepala bagian sebelah kanan luka robek, kaki sebelah kanan lecet."Namun pada Senin (3/2) pukul 06.00 WIB, korban meninggal dunia," tukasnya. (mtc/fae)