MATATELINGA, Langkat: Polsek Hinai meringkus pria berkalung lencana bertuliskan Badan Nasional Narkotika Republik Indonesia saat mengendara sepeda motor, Jumat (7/2/2020) di Dusun II Desa Batu malenggang Pesilam Kec.Hinai Kab. Langkat. Polisi bukan hanya menyita lencana BNN dari tersangka berinisial Mie ,37, warga jalan Perniagaan Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Tetapi, juga menyita 1 bungkus pastik kecil bening diduga berisikan narkotika jenis sabu-sabu. Kapolsek Hinai,AKP Sayuti Malik pada wartawan mengtakan, tertangkap tersangka ini, adanya informasi dari masyarakat yang menyatakan ada seorang buruh kilang padi di pasar 4 Desa Suka Mulia Kecamatan Hinai sering membeli dan menjual narkoba jenis sabu.Selanjutnya Kanit Reskrim Iptu Nelson Manurung bersama tim Reskrim dan personil Intelkam Polsek Hinai melakukan penyelidikan dilapangan dengan informasi masyarakat tersebut. "Team Opsnal/Res/Intel Polsek Hinai menuju arah perbatasan Hinai- Tanjung Pura dan tersangka terpantau mengendarai sepeda motor dengan nomor Polsi BK 6284 UM yang datang dari arah Tanjung Pura dan dilakukan penyetopan serta penangkapan di jalan umum Dusun II Batu Melengggang Kecamatan Hinai," sebutnya. [br]"Saat dilakukan penangkapan sebut Sayuti, "tersangka memakai kalung lencana BNN di lehernya dan setelah dilakukan pemeriksaan terdapat barang bukti diduga jenis sabu 1 bungkus dan 9 bungkus kosong plastik bening les merah beserta alat pipet dan kaca pirek dan tersangka mengaku miliki narkoba yang disita polisi baru diperoleh dari seseorang yang tidak diketahui identitasnya di Padang Tualang Benteng, saat diintrogasi." Tambah tersangka, kalung lencana yang bertuliskan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia yang di pakainya diperoleh tersangka saat di rehabilitasi."Selanjutnya Mie disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika No. 35 Tahun 2009 ttg Narkotika, Ia dan barang butkti serta Sepeda Motor dengan nomor Polisi BK 6284 UM warna hitam les kuning merah yang digunakannya dibawa ke Polsek Hinai untuk dilakukan pemeriksaan, sebelum dijebloskan kedalam terali besi.