Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Operasi Gaktib dan Yustisi TA 2020 untuk Ciptakan Prajurit Profesional, Disiplin dan Beretika

Operasi Gaktib dan Yustisi TA 2020 untuk Ciptakan Prajurit Profesional, Disiplin dan Beretika

- Jumat, 14 Februari 2020 11:45 WIB
Mtc/ist
Pangdam I/BB di sela memimpin upacara gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2020 di Lapangan Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Jumat (14/2/2020).
MATATELINGA, Medan: Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah menegaskan, Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2020 di wilayah Kodam I/Bukit Barisan bertujuan untuk menciptakan Prajurit TNI yang profesional, disiplin dalam berlalu lintas, dan memiliki etika dalam pelaksanaan tugas-tugas di lapangan. 

Hal ini disampaikan Pangdam I/BB di sela memimpin upacara gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2020 di Lapangan Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Jumat (14/2/2020).

Upacara diikuti Prajurit Polisi Militer gabungan dari tiga matra (AD, AL, dan AU) dan Perwakilan dari Propam Polda Sumut di wilayah Kodam I/BB. Hadir juga Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, Danlantamal I Belawan, Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, Pangkosekhanudnas III, Marsma TNI Djohn Amarul SAB, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Meka Yudanto, Danpomdam I/BB, Kolonel Cpm Sudarma Setiawan, para Danrem dan PJU jajaran Kodam I/BB serta Polda Sumut. 

"Tujuan akhir Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi ini adalah menciptakan Prajurit TNI yang profesional, berdisiplin, berdedikasi dan memiliki etika dalam pelaksanaan tugas di lapangan," terang Pangdam. 

Pangdam menjelaskan, operasi ini adalah kegiatan tahunan, yakni dari 2 Januari sampai 31 Desember, dan digelar sepanjang tahun, sehingga setiap tahun akan dimulai lagi. 

Diakui Pangdam, operasi ini sebenarnya lebih bersifat ke dalam institusi TNI. Namun karena penegakan hukum dan tata tertib tidak hanya dilakukan institusi TNI sendiri, maka keterlibatan Polri dan lembaga peradilan, seperti Dilmilti, juga disertakan. 

"Dengan digelarnya operasi ini, maka semua unsur TNI wajib mentaati dan berdisiplin dalam segala hal. Baik dalam tindakan maupun dalam mematuhi aturan dan perintah pimpinan, termasuk dalam hal netralitas yang kembali ditegaskan Pimpinan TNI," urai Pangdam. 

Dalam pelaksanaan upacara ini, Pangdam juga menyampaikan amanat tertulis Panglima TNI, Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto, SIP.     

Yakni, Panglima TNI memerintahkan agar diterapkan inovasi-inovasi baru Gakkum yang dapat meningkatkan efektivitas dan optimalisasi pencapaian tugas pokok TNI. 

Melalui Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi ini, TNI dituntut untuk terus meningkatkan profesionalitasnya, dan salah satu ciri dari profesionalitas adalah disiplin yang tinggi," tegas Panglima TNI. 

Sebelum menegakkan disiplin, maka seluruh satuan dan personel POM TNI harus terlebih dahulu menguasai tugas dan tanggungjawabnya serta berdisiplin tinggi. Petugas tidak bersikap arogan di lapangan, namun harus tegas dan tidak ragu-ragu serta mengedepankan profesionalitas. 

Pelaksanaan operasi harus dikembangkan ke arah peningkatan profesionalitas petugas dan subjek hukum melalui upaya edukasi. 

"Ini karena esensi operasi adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi prajurit dan PNS TNI. Dengan demikian kepatuhan terhadap norma, peraturan dan hukum dapat ditegakkan, baik atas kesadaran individu maupun secara struktural formal," jelas Panglima TNI. 

Hal ini sesuai dengan tema yang ditetapkan yaitu "Dengan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2020, Polisi Militer Siap Meningkatkan Ketaatan Hukum, Disiplin dan Tata Tertib Prajurit Guna Membangun TNI yang Profesional dan Menjadi Kebanggaan Rakyat Menuju Indonésia Maju".

Diakhir amanat Panglima TNI yang dibacakan Pangdam, disampaikan beberapa penekanan kepada seluruh prajurit TNI. Yaitu; Pegang teguh komitmen Netralitas TNI dalam rangka Pilkada Serentak tahun 2020, sehingga pesta demokrasi dapat berjalan aman, lancar dan sukses. 

Kemudian; sikapi secara cerdas perkembangan lingkungan strategis termasuk paradoks kemajuan teknologi. 

Patuhi aturan yang berlaku dan segala bentuk perintah kedinasan serta hargai pelaksanaan tugas aparat penegak hukum. "Para Komandan Satuan agar memberikan dukungan penuh demi suksesnya penyelenggaraan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi ini," tegas Panglima TNI. (mtc)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Kabarnya, Mantan Pangdam I/BB Ditahan Kejaksaan Agung

Berita Sumut

Gubernur Sumut Bobby Nasution Sebut Kolaborasi, Komunikasi, dan Interaksi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Berita Sumut

Akses Tarutung-Sibolga Tertutup Longsor, Berhasil Dibuka Satgas Yonzipur 1/DD Kodam I/BB dan Isntansi Lainnya

Berita Sumut

Kapolda Sumut Hadiri Hari Santri: Komitmen Bersama Lindungi dan Majukan Pondok Pesantren

Berita Sumut

Dipimpin Pangdam I/BB, Wesly Silalahi Hadiri Penutupan Dikmata Inf TNI AD

Berita Sumut

Kunjungan Pangdam I/BB Ke Desa Silo Bonto Dalam Rangka Persiapan Penutupan TMMD