MATATELINGA, Simalungun: Darul Peduli Insan-Pemuda Pemudi Kreatif Simalungun yang dipimpin oleh Rizky Ramadhan Gultom., S.Pd.I sebagai Ketua Umum di dampingi oleh Sekretaris M. Fadzli Sitompul dan Bendahar Agung Lazuar Siallagan serta anggota, kembali menjalankan aksinya di Simalungun tepatnya di Musholla Al-Ikhlas Kec. Bandar Huluan, Huta VII Pasar III Nagori Naga Jaya I, Simalungun, Minggu (16/2/2020).Darul Peduli Insan (DPI) bersama Tokoh Muda Kota Medan Muhammad Mas'ud Silalahi S.Sos membagi-bagikan sembako kepada masyarakat dan menyantuni anak yatim piatu serta makan bersama para tokoh masyarakat."Kegiatan ini adalah sebuah agenda rutinitas bulanan Darul Peduli Insan yang sudah beberapa kali dilakukan sejak Darul Peduli Insan terbentuk dan Insya Allah akan terus berlanjut hingga waktu tanpa batas," kata Ketua DPI Rizky Gultom.Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT, lanjut Rizky yang memberi banyak kenikmatan kepada kita semua, termasuk nikmatnya berbagi dan saling mempersembahkan. "Tentu berterimakasih juga kepada orang-orang yang telah membantu, mensuport moral maupun materil terhadap gerakan Darul Peduli Insan dan kepada Tokoh Masyarakat yang menyambut kedatangan Darul Peduli Insan dengan baik dan bahagia," tandasnya.[br]Sejalan dengan itu Tokoh Masyarakat setempat Warsito mengatakan mereka sangat senang menerima kedatangan Darul Peduli Insan."Kami terharu, merasa bahagia dan bangga melihat anak-anak muda yang peduli terhadap fakir miskin dan anak yatim piatu, di era sekarang ini yang mana kita sedang dilanda krisis moral, krisis akhlak, krisis kebaikan ternyata ada juga kelompok anak muda yang bermoral tinggi, memiliki sopan santun, suka menolong orang yang membutuhkan dan memiliki visi misi yang membangun masyarakat Madani," papar Warsito.Sementara Muhammad Mas'ud Silalahi saat memberikan motivasi terhadap anak-anak yatim piatu mengatakan adik-adik harus semangat, jangan pernah berputus asa dan bermalas-malasan, rajin membantu orangtua dan rajin belajar. "Karena belajar itu adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan, rajin beribadah dan jangan bandel yang tidak terarah," tegas Mas'ud Silalahi.