MATATELINGA, Medan: Edukasi literasi keuangan harus dikenalkan sejak dini kepada anak. Sehingga anak menjadi terbiasa mengatur keuangannya di masa depan.Pernyataan ini diungkap Program Manager for West Region Prestasi Junior Indonesia, Utami Anita Herawati dalam kegiatan edukasi literasi keuangan bersama Prestasi Junior Indonesia di Atrium Plaza Medan Fair, Minggu (23/2/2020).Pendidikan literasi keuangan ini, dilakukan anak-anak didampingi orangtua dengan laptop yang disediakan. Melalui aplikasi anakcerdas.prestasijunior.org, orangtua bisa memberikan pemahaman kepada anak tentang konsep dasar keuangan. Utami menjelaskan literasi dilakukan untuk anak usai 7-12 tahun, lantaran anak sudah bisa mengetahui dan membedakan apakah sesuai atau tidak tindakan yang dilakukannya."Aplikasi ini tidak bisa digunakan di mobile phone agar bisa diawasi pemakaiannya oleh orangtua. Sehingga pembelajaran memang benar-benar bisa terserap dengan baik," terangnya.Bukan literasi keuangan saja, namun anak-anak bisa diedukasi pengetahuan membaca juga bermain melalui permainan animasi yang tersedia. Pembelajaran ini, terang dia, merupakan bagian dari pembelajaran tematik. "Dengan aplikasi ini, kita sebagai orangtua juga bisa lebih mendekatkan diri ke anak dan mengenal kepribadian anak," jelas dia.[br]Harapannya, baik di rumah dimanapun orangtua dan anak bisa mengakses internet, aplikasi ini bisa dibuka. Anita menjelaskan, sebelumnya aplikasi ini sudah hadir versi luring sejak 2015. Dan sejak tahun 2018, dikembangkan versi daringnya.Dijelaskan Utami, kegiatan literasi ini sudah digelar di dua kota besar lainnya, yakni Denpasar dan Jakarta. Setelah Medan, kegiatan rencananya akan dilangsungkan ke Surabaya.Utami menjelaskan anak-anak yang ikut pendidikan literasi keuangan ini sebanyak 45 orang, berasal dari tiga sekolah, yakni SD Percobaan Medan, SD 067690 Medan, dan SD Harapan 1 Medan.Mereka, katanya, belajar menggunakan aplikasi pembelajaran ini dipandu tim Prestasi Junior ditemani orangtuanya.Sebelumnya, Head of Corporate Sustainability Bank HSBC Indonesia, Mini Sutyoko mengatakan dengan akses tanpa batas, mereka ingin manfaat edukasi anak cerdas ini dapat menjangkau lebih banyak anak Indonesia. Hal ini merupakan wujud komitmen dan kontribusi aktif Bank HSBC untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat. (mtc/amel)