MATATELINGA, Asahan: Musik nasyid merupakan salah satu seni Islam dalam bidang seni suara. Biasanya merupakan nyanyian yang bercorak Islam dan mengandungi kata-kata nasihat, kisah para nabi, memuji Allah, dan yang sejenisnya. Biasanya nasyid dinyanyikan secara acappela dengan hanya diiringi gendang.Keberadaan seni musik nasyid di era zaman yang serba modern ini kian terkikis, hal tersebut disampaikan Bupati Asahan saat menutup festival Nasyid 2020, Jum'at (28/2/2020) di lapangan bola kaki Pondok Suka Jadi Afdelling II PT. Pada Enam Utama Kecamatan Teluk Dalam.Bupati Asahan H.Surya pada malam penutupan festival nasyid tersebut mengatakan festival nasyid ini perlu untuk di lestarikan serta ditumbuh kembangkan di setiap desa di Asahan ini, keberadaan musik nasyid jangan sampai punah , ujarnya.H.Surya juga mengatakan terselenggaranya festival nasyid hingga malam penutupan ini setidaknya telah membangkitkan kembali nilai nilai religius dalam bingkai seni dan budaya islami yang dikemas dalam sebuah wahana seni musik nasyid.Diharapkan warga masyarakat Asahan, terkhusus kaum millenial untuk kembali mencintai kesenian nasyid ini, janganlah kita sebagai generasi muda yang merupakan tumpuan bangsa hanya kaya dengan informasi maupun pengetahuan tentang technologie, namun kita sangat miskin dengan rohani.Bupati Asahan H.Surya juga berharap kiranya setiap kecamatan yang ada di Asahan ini dapat membentuk tim seni musik nasyid, agar keberadaan seni musik nasyid ini tidak pupus oleh zaman serta berharap dukungan dari seluruh pihak agar kegiatan tersebut membekas dan memberi pengaruh positif bagi masyarakat khususnya dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif modernisasi.Kepada para pemenang lomba festival nasyid ini, H.Surya menyampaikan selamat kepada para peserta yang berhasil mengukir prestasi dalam pelaksanaan Festival Nasyid kali ini, dan kepada seluruh peserta agar terus berlatih serta memacu diri dalam meningkatkan rasa ikhlas melestarikan salah satu kesenian Islam tersebut, pungkasnya (ben)