MATATELINGA, Medan: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia menyatakan jumlah perempuan yang besar, diperkirakan akan menjadi sasaran politik uang para kandidat bakal calon atau calon hingga tim sukses dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan digelar 23 September 2020 nanti."Maka menjadi kewajiban kami dari Bawaslu Republik Indonesia untuk melihat langsung persiapan-persiapan teman-teman untuk menghadapi Pilkada 2020," ujar Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo dalam sosialisasi peranan perempuan sebagai pengawas partisipatif dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan, Senin (9/3/2020).Ratna Dewi pun mengajak perempuan agar memiliki komitmen partisipatif mengubah budaya Pilkada menjadi lebih baik tanpa ada fasilitas dana. Bawaslu, lanjut dia, berharap perempuan apalagi yang memiliki organisasi yang sudah besar, ikut memberikan pengawasan partisipatif serta komitmen moral bahwa Pilkada ini bukan kebutuhan penyelenggara, tapi juga kebutuhan semua masyarakat juga organisasi. "Kalian lakukan sosialisasi, kami bisa fasilitasi pertemuan seperti ini," katanya.Dia bilang, perempuan juga menjadi bagian penting menentukan keterpilihan calon perempuan atau calon yang mewakili kepentingan perempuan dalam keadilan dan kesetaraan. Dalam menangkal politik uang ini, perempuan bisa melakukan kajian soal persoalan pemilu. "Kalau ibu-ibu di sini memiliki inisiatif menjadi pengawas partisipatif misalnya ingin melakukan edukasi kami siap diundang dan datang tanpa diberi uang," terangnya. [br]Diharap, partisipasi perempuan saat menggunakan hak pilih betul-betul berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang rasional bukan karena ada transaksi jual-beli suara. Lantaran secara substansi sebenarnya pengawasan itu harus dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat termasuk perempuan yang punya kepentingan besar terhadap hasil Pilkada secara langsung. "Ini diharapkan bisa nantinya berkontribusi positif terhadap ketentuan-ketentuan hak-hak kita yang kita inginkan dalam interaksi interaksi sosial," jelas dia.Ketua Bawaslu Medan Payung Harahap berharap semua ilmu yang diberikan oleh Bawaslu RI, Ratna Dewi dapat diterima oleh para perempuan yang hadir dalam sosialisasi dan dapat meningkatkan kualitas pemilu di Kota Medan. (mtc/amel)