MATATELINGA, Medan: Pemerintah Sumatera Utara memastikan, seluruh biaya pengecekan kesehatan terkait COVID-19 atau corona gratis. Hal itu diungkapkan Gubsu Edy Rahmayadi saat ditemui di Kantor Gubernur, Selasa (17/3).“Semua biaya ditanggung oleh pemprov karena ini adalah darurat. Kalau sudah darurat berarti pemerintah daerah yang menanggung,” ungkap Edy Rahmayadi.Pihaknya juga sudah menyiagakan 330 kamar isolasi di sejumlah rumah sakit yang ada di Sumut. Pemprov Sumut juga tengah berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk penambahan ruang isolasi hingga 1.000 kamar.“Rumah Sakit akan memuat ruang isolasi yang benar-benar memenuhi persyaratan tentang penanganan wabah ini,” urainya.Pemprov Sumut juga sudah membentuk gugus tugas penanganan COVID-19. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ditunjuk sebagai koordinator gugus tugas. Gugus Tugas itu berisi berbagai macam instansi terkait.Data yang dihimpun, saat ini ada 8 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan. Sementara itu ada 22 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di sejumlah daerah di Sumut.Sebelumnya sudah ada 2 orang PDP yang sudah pulang dari RSUP Haji Adam Malik. Untuk diketahui, meski berstatus PDP, beleum tentu pasien yang dirawat positif terjangkit corona. Yang berhak mengumumkan positif atau tidaknya adalah dari Kementerian Kesehatan setelah keluar hasil penelitian dari Balitbang Kemenkes RI. (mtc/ism)