MATATELINGA, Padangsidimpuan : Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan (Dapil) 7 - Madina, Tapsel, Padangsidimpuan dan Padanglawas Utara melakukan kunjungan kerja dan melihat langsung sejauh mana kesiapan Pemko Padangsidimpuan dalam upaya pencegahan dan penanganan virus corona (Covid 19) ke Kantor Walikota Padangsidimpuan, Kamis (26/3/2020).Anggota DPRD Sumut Dapil 7 Tabagsel yang hadir di Kantor Walikota Padangsidimpuan adalah Abdul Rahim Siregar (PKS), Fahrizal Effendi Nasution (Hanura), Parsaulian Tambunan (Nasdem) dan Syahrul Effendi Siregar (PDI Perjuangan) diterima langsung oleh Walikota Irsan Efendi Nasution, Wakil Walikota Ir. H. Arwin Siregar, MM, Sekretaris Daerah H.Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes dan Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Padang Sidempuan, Roy Siagian.Ketua rombongan Anggota DPRD Sumut ke kantor walikota Fahrizal Efendi Nasution menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka ke daerah Tabagsel adalah untuk memastikan sudah sejauh mana kesiapan pemerintah daerah dalam mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid 19).Dalam kesempatan itu, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution menegaskan bahwa kota Padangsidimpuan masih zero pasien positif Covid 19. Pemkot Padangsidimpuan bersinergi dengan Forkopimda cegah penularan Covid 19Gugus tugas yang sampai hari ini bekerja maksimal, kata Irsan setiap saat selalu melaporkan perkembangan yang terjadi di lapangan dan dipublish di website resmi Pemkot serta media sosial Pemkot Padang sidempuan. Kemarin, ada pemberitaan yang menyimpang atau hoax terkait virus corona ini, pelakunya sudah diamankan."Ada beberapa langkah positif yang kita lakukan untuk mempersempit ruang penyebaran virus ini. Antara lain, kita melakukan pendataan terhadap orang-orang yang memiliki riwayat perjalanan ke luar kota Padangsidimpuan" katanya.[br]Langkah yang dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus sudah sangat agresif, lanjut Irsan. Data kita tentang pelaku perjalanan sudah hampir mencapai 400 orang.Sebagian dari pelaku perjalanan ini kita observasi, sebagian lagi kita lakukan pemantauan."Untuk antisipasi jika ada pasien positif dan pasien dalam pengawasan (PDP), kita sudah mempersiapkan rumah sakitnya. Ada 4 kamar untuk pasien positif dan 8 kamar untuk isolasi PDP. Diperkirakan, dana yang dibutuhkan untuk mempersiapkan ruangan khusus di rumah sakit bisa mencapai 1 Milyar," paparnya.Sebelum pertemuan dengan Anggota DPRD Sumut, Walikota juga mengajak Forkopimda untuk bersatu hati melawan virus corona. Forkopimda yang hadir antara lain Kapolres PSP AKBP Juliani Prihartini, Kajari PSP Victor Saut Tampubolon serta undangan lainnya.Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Nasdem, Parsaulian Tambunan mengajak semua elemen tidak perlu takut dan khawatir dengan virus ini.Harapan kita, lanjut Parsaulian Pemkot Padangsidimpuan melakukan antisipasi dan melakukan pendataan terhadap orang-orang yang keluar masuk kota Padangsidimpuan. Antara lain mendata orang masuk di loket bus, tempat persinggahan dan tempat-tempat lainnya yang ramai dikunjungi orang."Pemkot Padangsidimpuan juga perlu ketat dalam mempersiapkan rumah sakit, mengantisipasi pasar agar tidak terjadi kelangkaan sembilan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat," kata Parsaulian yang juga Anggota Komisi B DPRD Sumut.[br]Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan Syahrul Effendi Siregar juga mengingatkan Pemkot Padang sidempuan benar-benar dalam mempersiapkan rumah sakit maupun puskesmas dalam menerima pasien dalam pantauan atau orang dalam pemantauan."Sesuai dengan himbauan pemerintah, tidak ada rumah sakit yang menolak pasien, secara khusus kita juga sudah himbau kepada PLN agar tidak sering-sering melakukan lemadaman," tandasnya.Untuk penyeragaman SOP terhadap setiap tamu yang berkunjung, lanjut Syahrul, pemantaun suhu badan saat masuk perkantoran, ketersediaan hand sanitizer dan tempat cuci tangan harus tersedia. Bila perlu, lakukan penyemprotan disinfektan terhadap kawasan atau perkantoran untuk mempersempit ruang penyebaran virus ini."Untuk kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) Pemkot Padangsidimpuan bisa berkoordinasi dengan gugus tugas provinsi, prinsip yang harus kita jalankan adalah lebih baik mencegah daripada mengobati," tegas Syahrul.Selanjutnya, Abdul Rahim dari Fraksi PKS meminta Pemkot Padangsidimpuan bersinergi dengan Forkopimda dalam mengantisipasi penyebaran virus ini, acara-acara yang mengakibatkan kumpulnya banyak orang bila perlu untuk sementara dihindari.Di akhir pertemuan, Walikota Padangsidimpuan menyampaikan agar legislatif yang berasal dari Tabagsel bisa memberikan support terhadap Pemkot Padangsidimpuan dalam mengantisipasi penyebaran virus covid 19. Ada 230 ribu jiwa lebih warga PSP yang perlu diberikan pemahaman agar mematuhi himbauan untuk tidak keluar rumah selama rentang waktu yang dianjurkan.