Matatelinga - Medan, Sejumlah fungsionaris langsung direspons DPW dan DPC PPP di Sumut dengan Langkah Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA) mendeklarasi kan dukungan partainya pada pencapresan Prabowo Subianto dan memecat. Mereka menyatakan menolak kebijakan itu dan mendesak agar SDA mundur dari posisi ketua umum."Kami DPW Sumut dan DPC-DPC Sumut sepakat meminta agar SDA mundur dari posisi ketua umum. Dan kepada DPP kami minta segera menggelar muktamar luar biasa," kata Sekretaris DPW PPP Sumut Yulizar Parlagutan Lubis dalam konfrensi pers di Hotel Putra Mulia, Medan, Jumat (17/4/2014) petang.Selain Yulizar, konferensi pers itu juga dihadiri 27 Ketua DPC PPP se-Sumut. Mereka mengklaim meskipun ada ketua DPC yang tidak dapat hadir, semua sudah menyatakan kesepakatannya.Menurut Yulizar, DPW dan DPC PPP di Sumut menilai langkah-langkah SDA dalam beberapa hari terakhir telah melanggar AD/ART partai. Pelanggaran itu di antaranya saat SDA mendeklarasikan dukungan penuh kepada Prabowo sebagai capres."Kami melihat ini menyalahi aturan, karena sebelumnya kita sepakat capres dibahas setelah Pileg dan dibicarakan dalam rapimnas. Tadi itu tidak dibicarakan rapimnas, tiba-tiba ketua umum langsung deklarasikan dukungan kepada Prabowo," sebut Yulizar.Bukan hanya itu, 27 DPC di Sumut juga dengan tegas menyatakan Fadly Nurzal tetap Ketua DPW PPP Sumut. Sebelumnya Fadly dikabarkan turut dipecat bersama pengurus lain yang mempertanyakan kehadiran SDA pada kampanye Partai Gerindra di Istora Senayan. (Mt-01)