Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kombes Pol R Heru Prakoso : Akan Kita Selidiki Secepatnya

Kombes Pol R Heru Prakoso : Akan Kita Selidiki Secepatnya

Admin - Sabtu, 19 April 2014 14:25 WIB
Matatelinga - Medan, Pasca kasus yang dialami seorang oknum polisi yang bertugas di Sat Sabhara Polresta Medan, Ipda Mustofa yang diduga menguasai sejumlah lahan parkir di beberapa kawasan di Kota Medan, Polda Sumut akan menindak lanjuti kasus tersebut."Akan kita selidiki temuan tersebut secepatnya," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Raden Heru Prakoso, Sabtu (19/4/2014) siang.Tambah Raden Heru Prakoso, pihaknya sudah melaporkan hal tersebut ke Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta Karokaro SIK SH MH, namun, belum ada menerima laporannya. "Sudah saya perintahkan Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta Karokaro SIK SG MH untuk menyelidikinya tapi belum ada saya terima laporannya sampai sekarang," tegasnya.Raden Heru Prakoso menuturkan, jika benar yang bersangkutan melakukan hal seperti itu maka akan diberikan hukuman dan sangsi kepada yang bersangkutan karena itu porsinya dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan. "Sangsi yang kita berikan kepada personel tersebut bisa berupa teguran dan sangsi-sangsi yang lainnya. Tapi semua terlebuh dahulu harus dilakukan pemeriksaan dari Provost dan dari situ kita bisa mengetahui letak kesalahannya apakah fatal atau tidak. Kalu tidak fatal, kita berikan teguran dan kalau sudah fatal maka akan ditunda kenaikan pangkatnya," akunya.Lanjut Raden Heru Prakoso, pihak Dishub Kota Medan sendiri juga harus memperhatikan hal ini karena mereka sendiri yang mengetahui daerah-daerah mana saja yang termasuk liar dan yang tidak liar. "Lagi pula, karcis parkir itu dikeluarkan Dishub Kota Medan dan ini merupakan serangkaian benang kusut," bebernya.Raden Heru Prakoso mengaku, pihaknya sendiri (Polda Sumut dan jajarannya) sudah melakukan pembersihan terkait parkir liar, namun, semua itu tak terlepas dari amatan dan pantauan Dishub Kota Medan. "Dishub Kota Medan juga kita mintakan untuk memperhatikan hal ini," ucapnya.Berita sebelumnya, dari hasil tindakan ilegal yang dilakukan Ipda Mustofa itu, diperkirakan uang yang terkumpul mencapai puluhan juta rupiah setiap bulan. Seyogyanya, Ipda Mustofa bertugas di instasi kepolisian, dan sesuai peraturan Kapolri (Perkap), bahwa petugas kepolisian harus menjalankan tugas demi negara dan tak dibenarkan melakukan pekerjaan di luar tugas dan pokok Polri.Adapun lahan parkir yang menjadi wilayah kekuasaan Ipda Mustofa di antaranya Jalan Merak Jingga sekitarnya, Simpang Limun, Medan Mall, Jalan Setia Bobrok (Mie Aceh Titi Bobrok), Jalan Cirebon sekitarnya, Jalan Pandu sekitarnya, Jalan Semarang sekitarnya, Restoran Nelayan, Hotel Grand Liberty (kalau ada acara), Jalan Mesjid sekitarnya dan seputaran Merdeka Walk.Terkait hal itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Drs Ronny Franky Sompie SH MH menegaskan bahwa aparat kepolisian tidak dibenarkan bertugas atau bekerja di luar dari tugas dan pokok Polri seperti yang tertulis dalam Perkap Kapolri. "Jadi hal itu tidak dibenarkan. Akan kita sampaikan informasi itu ke Kapolresta Medan," pungkas Ronny Franky Sompie.Sementara itu, Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta Karokaro SIK SH MH yang dihubungi via telepon selulernya tak menjawab. Saat dikirim SMS (pesan singkat), juga tak membalas. Hal serupa juga dilakukan Wakapolresta Medan, AKBP Yusuf Hondawantri Naibaho SIK MSi saat dihubungi.(Susanto/Mt-01)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Car Free Day Medan Dikritik Jadi Ajang Buang Sampah, Pemko Diminta Evaluasi dan Perkuat Edukasi Lingkungan

Berita Sumut

Romi Van Boy Ajak Warga Perangi Narkoba dan Geng Motor dalam Sosialisasi Perda Ketertiban Umum

Berita Sumut

Syaiful Ramadhan Kritik Penataan Kota Jelang APEKSI, Jangan Bersih Hanya Karena Ada Tamu, Rakyat Jadi Korban

Berita Sumut

Anggaran Rp2,5 Miliar Dipertanyakan, GEMES 2026 Malah Minim Terobosan

Berita Sumut

Wali Kota Medan Buka Gemes 2026 Lewat Petikan Gambus Melayu

Berita Sumut

Rico Waas: Manfaatkan Walk-in Interview hingga Peluang Kerja ke Jepang