MATATELINGA, Medan: Pihak kepolisian dan TNI di Sumatera Utara menggelar Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka Operasi Kontijensi Aman Nusa II Toba Penanganan Covid-19 di Wilayah Sumatera Utara di GOR Mini Dispora, Rabu, (22/4). Kegiatan ini dihadiri oleh Gubsu Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin dan Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah.Dalam Tactical Floor Game (TFG) yang dihadiri oleh perwakilan pasukan masing-masing matra ini diskenariokan kemungkinan terjadinya implikasi akibat dampak Covid 19 seperti penjarahan, atau unjuk rasa yang melibatkan puluhan ribu massa. Masing-masing kesatuan yang diwakili dengan polisi dan tentara miniatur di siapkan sedemikian rupa untuk mencegah kerusuhan terjadi.Koordinasi antar Kapolrestabes Medan dan Dandim 0201/BS juga digambarkan sehingga di lapangan masing-masing pasukan mengetahui fungsi dan tugas masing-masing."Ini adalah pekerjaan satu tim. Saat ini Kapolda mengerjakan jobnya sebagai kepolisian negara. Dilakukan kemungkin implikasi-implikasi. Kalau di TNI namanya Rambat. Ramalan Penglihatan .Jadi di skenariokan kemungkinan yang terjadi dampak COVID-19. Ini yang dilakukan latihan oleh Kapolda," sebut Gubsu Edy Rahmayadi seusai kegiatan. Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan selama ini, koordinasi antara Polda dan TNI di Sumut sudah sangat sering. Salah satunya dengan digelarnya Tactical Floor Game (TFG) ini."Makanya kita terapkan dengan TFG. Supaya setiap komandan satuan, tahu apa yang dilakukan. Sehingga para komandan, tau dia yang dilaksanakan, apa yang ditugaskan," sebut Kapolda Sumut.Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah menambahkan dengan adanya Tactikal Floor Game ini, para personil TNI dan Polri bisa melihat gambaran dan mempermudah koordinasi. "Kita berharap tentu, dengan semakin solid tindakan yang dilakukan bisa terukur. Tadi yang saya sampaikan, kita melihat sendiri, belum terlalu maksimal dan efektif, yang dilakukan selama ini. Edukasi perlu dilakukan setiap strata. Hingga tingkat atas. Edukasi kepada masyarakat harus digalakkan. Tidak hanya dengan memberi masker, tidak hanya memberi bantuan sembako. Tapi ada edukasi kenapa harus diberi itu. Tujuannya adalah, tetap stay at home, stay save," pungkas Pangdam. (mtc/ism)