Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Akhyar Terima 1000 Paket Sembako Dari RSU Royal Prima Untuk Warga Medan Marelan

Akhyar Terima 1000 Paket Sembako Dari RSU Royal Prima Untuk Warga Medan Marelan

- Rabu, 22 April 2020 21:00 WIB
Mtc/Ist
Plt Walikota Medan Akhyar Nasution bagi 1000 paket pada Masyarakat Marelan
MATATELINGA, Medan:  Bentuk kepedulian kepada warga kurang mampu yang merasakan dampak ekonomi akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), terus ditunjukkan berbagai elemen masyarakat di Kota Medan. Rabu (22/4/2020), RSU Royal Prima memberikan bantuan 1000 paket sembako kepada Pemko Medan bertempat di RSU Royal Prima Marelan, Jalan Marelan Raya. Nantinya, bantuan akan disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Medan Marelan.

Bantuan ini diterima langsung Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi dari Komisaris Utama PT Royal Prima Dr dr I Nyoman Erick Lister M Kes AIFM. Penyerahan turut disaksikan, mewakili Dandim 02/01BS Pasi Intel Kodim 0201/BS Mayor Czi Andri Prasetyo, Rektor Universitas Prima Indonesia Dr Chrismis Novalinda Ginting, Dirut RSU Royal Prima Ayahanda dr Suhartina Darmadi MKn dan Dirut RSU Royal Prima Marelan dr Winaldi MKn.

Atas bantuan tersebut, Akhyar mengucapkan terima kasih. Sebab, sembako yang diberikan tentu sangat membantu warga yang mengalami kesulitan ekonomi akibat Covid-19 yang melanda ibukota provinsi Sumatera Utara. Apalagi, dibutuhkan kerja sama dan gotong royong semua pihak dalam menghadapi wabah virus yang pertama kali terjadi di Kota Wuhan, China tersebut.

"Bantuan demi bantuan terus berdatangan. Alhamdulillah, semangat gotong royong semakin tumbuh dalam diri kita. Namun, jika kita tidak mampu memberi sesuatu yang lebih, menggunakan masker sudah menjadi bentuk kontribusi luar biasa bagi banyak orang. Artinya, kita telah menjaga diri dan orang lain dari penularan dan penyebaran Covid-19," kata Akhyar.

Selanjutnya, Akhyar mengingatkan kepada seluruh warga khususnya kaum ibu untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak keluar rumah jika tidak menggunakan masker. Selain itu, pastikan setiap anak tetap mendapatkan pembelajaran di rumah selama proses belajar mandiri usai.

"Pemko Medan bersama aparat TNI-Polri sudah dua kali melakukan razia keramaian di Kecamatan Marelan, namun seolah seperti tidak ada kejadian. Kami mohon dan kami harap warga dapat memahami kondisi dan situasi  yang saat ini sama-sama kita hadapi. Perlu komitmen dan kedisiplinan kita semua untuk segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan," harapnya.

[br]

Sebelumnya, Rektor Universitas Prima Indonesia Dr Chrismis Novalinda Ginting mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi bagi Kota Medan dalam menghadapi dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat. "Semoga apa yang kami berikan dapat meringkan beban warga di Kecamatan Medan Marelan," ujar Dr Chrismis.

Usai penyerahan, Akhyar kemudian memberikan secara simbolis bantuan sembako kepada Camat Medan Marelan M Yunus sebagai pertanfa bahwa bantuan akan langsung disalurkan ke masyarakat. Kemudian, Akhyar juga memberikan langsung bantuan ke warga yang telah hadir seraya mengingatkan untuk senantiasa mengikuti anjuran dari pemerintah.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Berita Sumut

Ribuan Pohon Ditebang untuk BRT, Ahmad Afandi Minta Pemerintah Buka Data dan Anggaran Proyek

Berita Sumut

Zakiyuddin Harahap Tegaskan Pemko Medan Siap Benahi Belawan dan Minta Dukungan Komunitas

Berita Sumut

Pemko Medan Semakin Matangkan Persiapan, Siap Sambut Wali Kota Se-Indonesia

Berita Sumut

Pemko Medan Berikan Fasilitas Terbaik Saat Timnas Vietnam Gelar Latihan di Tanam Cadika Medan

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU