Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ada- ada saja, tergiur Bokong Nenek Kandung 75 Tahun, Langsung Perkosa

Ada- ada saja, tergiur Bokong Nenek Kandung 75 Tahun, Langsung Perkosa

Redaksi - Minggu, 26 April 2020 05:53 WIB
Mtc/Ist
Pemerkosa Nenek Kandung Usia 75 Tahun sendiri, sedang jalani pemeriksaan di Polres Sergai
MATATELINGA, Sergai:  Berdalih melihat pahak dan bokong serta satu bulan pisah ranjang bapak dua anak nekat memperkosa nenek kandungnya sendiri yang sudah berusia 75 tahun.

Laki-laki tersebut asal Desa Sei Rejo Kecamatan Seirampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, diketahui bernama RP ,27, ditangkap pada hari Kamis(23/4/2020) sekira pukul 22:00WIB dan tersangka kini sudah ditahan oleh Sat Reskrim Polres Sergai. 

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata SH, SIK,MH dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu(25/4/2020) mengatakan perbuatan itu dilakukan tersangka di kediaman korban yang tak jauh dari kediaman tersangka pada hari Rabu (22/4) sekira pukul 02:00WIB.

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku memperkosa korban inisial AH(75) secara spontan dan tidak ada berencana,"kata  Kapolres AKBP Robin. 

Pemerkosaan itu berawal saat korban sedang tidur di dalam kamar dengan mengenakan baju tidur jenis batik, tidak lama kemudian tiba tiba tersangka masuk dalam kamar tidur korban dengan menggunakan tutup muka (sebo) dan langsung menyekap mulut korban dengan menggunakan kain sambil mengikat mulut korban.

Namun naas, wajah tersangka tidak tertutup semua sehingga korban masih mengenali wajah tersangka yang merupakan cucunya sendiri dan saat itu tersangka meluruskan/merentangkan tubuh korban lalu mengikat kedua tangan korban dengan menggunakan kain. 

[br]

Selanjutnya tersangka langsung menaikkan baju tidur korban dan memasukkan kelaminnya kedalam kelamin korban hingga akhirnya pelaku mengeluarkan spermanya diluar kelamin korban.

Setelah melakukan perbuatannya tersangka langsung melarikan diri dari pintu dapur dan korban pun berupaya melepaskan ikatan kain di tangan nya dengan menggunakan sebuah pisau yang diambilnya dari dapur kemudian korban pun berjalan secara perlahan-lahan bercampur gemetar menuju rumah anaknya inisial RI yang jarak sekitar 100 meter dari rumah korban.

Sampai korban dirumah anaknya dan menceritakan kejadian tersebut kepada anak dan cucunya bahwa dirinya telah diperkosa oleh tersangka Rio dan akhirnya korban jatuh pingsan. 

Akibat kejadian tersebut korban mengalami rasa perih pada kelaminnya dan mengalami sakit dan bengkak pada mulutnya  lalu membuat Pengaduan ke Polres Sergai"ungkap Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang

Hasil introgasi, bapak dua anak tersebut mengaku bahwa dirinya melakukan perbuatan pemerkosaan secara spontan karna melihat korban dalam posisi terbaring dengan memakai baju tidur dan terlihat pahak korban dan bokong (Pantat-red), sehingga tersangka langsung  tergiur dan memperkosanya.

[br]

"Saya melakukan secara spontan, saat itu saya akan memperbaiki pompa air yang berada dibelakang rumah korban, kemudian melihat korban sedang tidur terbaring dengan menggunakan baju tidur hingga bajunya naik keatas sehingga terlihat pahak dan pantatnya spontan naik birahi saya lalu timbul niat memperkosanya,"kilah Rio kepada pemeriksa

Bahkan tersangka juga mengaku, bahwa dirinya sudah satu bulan pisah ranjang terhadap istrinya karna akibat kebutuhan ekonomi. selain pisah ranjang tersangka juga satu minggu sebelumnya  mengkonsumsi narkoba.

"Satu bulan saya pisah ranjang karna faktor ekonomi, dan baru kali ini saya dapat kerjaan sebagai penjaga malam beco"kilah bapak dua anak tersebut.

Atas perbuatan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti satu potong kain sprei yang terdapat bercak darah yang digunakan menyekap mulut korban dan potongan kain sprai untuk mengikat tangan korban, satu  potong baju tidur jenis batik, satu potong kain jilbab warna hitam yang merupakan tutup muka yang digunakan pelaku.

Tersangka dikenakan Pasal 285 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," Tutup Kapolres Sergai AKBP R. Simatupang

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Safari Kebangsaan, Polda Sumut di Wilayah Hukum Polres Sergai Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Berita Sumut

Kasus Mayat dalam Goni: Pelaku Pembunuhan Pelajar di Sergai Ditangkap dan Didor

Berita Sumut

Bonceng Tiga Naik NMAX, Sekeluarga Tewas Dihantam Mobil

Berita Sumut

Sinergitas TNI-Polri Sambangi Pasar Tradisional, Pastikan Harga Sembako Stabil dibulan Puasa

Berita Sumut

Satnarkoba Polres Sergai Juara Pertama Shooting Fun Kapolres Cup

Berita Sumut

Polres Sergai Gelar Rapat Analisa Dan Evaluasi Hasil Pemetaan PAM TPS