MATATELINGA, Simalungun: Nasib naas dialami seorang remaja bernama Lulu F Sidauruk (16) warga Gunung Malela Kabupaten Simalungun. Dimana dirinya tewas di lokasi kejadian akibat tertimpa sebatang pohon sawit besar yang tumbang akibat tidak kuat menahan guyuran air hujan yang disertai angin kencang. Kejadian naas itu bermula saat dirinya bersama dengan 2 orang yang masih saudaranya lagi asik ngangon (menggembalakan, red) lembu milik mereka.Disaat sedang menggembalakan lembu tersebut tiba-tiba turun hujan yang sangat deras disertai tiupan angin. Guyuran hujan tersebut membuat ketiganya segera berteduh di bawah pohon sawit. Saat sedang berteduh tanpa disadari angin yang begitu kencang membuat pohon sawit yang mereka jadikan tempat berlindung ternyata tidak dapat menahan tiupan angin kencang dan akhirnya tumbang dan menimpa tubuh korban sehingga meninggal dunia. Sebelum pohon sawit tersebut benar-benar rubuh kedua saudaranya sempat melarikan diri sehingga selamat. Sedangkan korban terlambat. Peristiwa naas tersebut terjadi di Afd III Kebun Bangun Nagori Silau Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Minggu (3/5/2020) sekira pukul 14.00 wib.Melihat saudaranya tewas tertimpa batang pohon sawit, keduanya lantas memberitahukan kepada warga. Mendapat informasi bahwa ada seorang remaja meninggal karena tertimpa pohon sawit. Selanjutnya mereka langsung menuju lokasi kejadian bersama dengan warga lainnya.Selanjutnya warga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bangun.Petugas Bhabinkamtibmas Polsek Bangun AIPTU Suyut yang mendapat laporan tersebut langsung meluncur ke TKP guna memastikan dan melakukan olah TKP. Setibanya di TKP petugas yang dibantu oleh warga mencoba menyingkirkan batang pohon dari tubuh korban.[br]Namun nasib berkata lain nyawa korban tidak dapat diselamatkan lagi dan meninggal dunia ditempat. Selanjutnya petugas dan warga membawa jenazah korban ke rumah opungnya Klara Br Purba di Huta II Nagori Silau Malela Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun untuk disemayamkan.Kapolsek Bangun AKP B.Manurung yang memberikan keterangan melalui Kassubag Humas AKP Lukman H Sembiring membenarkan peristiwa naas tersebut. " Ya ada seorang remaja meninggal akibat tertimpa pohon sawit saat sedang berteduh di bawahnya. Korban akan dikebumikan besok Senin,( 4/5/2020). Dan atas kesepakatan antara Keluarga dan Pemerintah Nagori nantinya juga ditiadakan acara adat untuk menghindari orang banyak berkumpul berhubung situasi saat ini masih dilanda pandemi virus covid -19, "ujar AKP Lukman. (mtc/J.Subrata)