Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pedagang Takjil Banyak Merugi Di Ramadhan 1441 Hijriah

Pedagang Takjil Banyak Merugi Di Ramadhan 1441 Hijriah

- Senin, 11 Mei 2020 19:06 WIB
Matatelinga.com
pedagang takjil dan ramainya pembeli di toko busana
MATATELINGA, Asahan:  Bulan suci Ramadhan biasanya membawa keberentungan bagi para pedagang takjil yang menggelar dagangannya di depan masjid Raya Kisaran tepatnya di jalan Imam Bonjol Kisaran, namun pada bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah ini, para pedagang makanan tersebut banyak mengalami kerugian yang sangat signifikan.

Selain dikarenakan mewabahnya pademi virus corona yang memicu warga masyarakat enggan keluar rumah juga dikarenakan saat ini hujan turun hampir setiap sore mengguyur Kota Kisaran.

Keterangan Abib (34) warga Kisaran Timur pedagang takjil yang menggelar dagangannya di samping depan measjid Raya Kisaran kepada matatelinga.com , Senin (11/5/2020) mengatakan kami setiap tahunnya pada saat bulan suci Ramadhan tiba senantiasa berjualan takjil di depan  mesjid Raya ini.

Biasanya menjelang sore hari sepanjang jalan ini ramai pembeli  yang ingin berbelanja makanan berbuka puasa, namun pada Rambadhan 1441 Hijriah kali ini sangatlah sepi, ujarnya.

Lebih lanjut Abib mengatakan sepinya pembeli selain dikarenakan di Asahan saat ini sedang merebak wabah pandemi virus corona sehingga membuat warga masyarakat kota Kisaran khususnya enggan untuk keluar rumah, mengingat adanya himbauan pemerintah tentang bahayanya penularan  virus corona serta adanya maklumat Kapolri terkait Covid 19.

Ancaman virus corona ini yang membuat kami para pedagang makanan takjil mengalami kerugian yang sangat signifikan, ditambah lagi hampir setiap sore giliran kami hendak menggelar dagangan ini hujan turun hingga selepas magrib.

Hampir dua bulan kami mengurung diri di rumah saja sesuai dengan himbauan Pemerintah, namun menjelang lebaran tiba kami mencoba berdagang untuk dapat merayaakan lebaran yang akkan tiba, namun bukannya keuntungan yang kami dapatkan melainkan kerugian lah yang ada, ungkapnya. 

Secara terpisah Indra (28) warga Kisaran barat petugas parkir  yang mangkal di depan Central Busana kepada Matatelinga.com mengatakan toko busana ini selalu ramai dari siang hari hingga menjelang tutup toko, dan pembeli di toko ini juga tidak lagi ingat apa itu physichal distancing ataupun jaga jarak seperti yang  tertuang dalam maklumat Kapolri, sepertinya tidak berpengaruh lagi himbauan Pemerintah tentang protokol kesehatan maupun maklumat kepolisian itu.

Warga masyarakat semakin ramai mengunjungi toko busana terlebih ini sudah tinggal beberapa hari lagi hari raya Idhul Fitri 1441 Hijriah, sementara pedagang makanan untuk berbuka puasa yang di gelar depan masjid Raya kurang peminatnya, pungkasnya (ben)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Peserta Jamcab Asahan Mulai Memasuki Bumi Perkemahan

Berita Sumut

MTQN Ke 57 Tingkat Kabupaten Asahan Usai Sudah

Berita Sumut

Dinkes Asahan Lakukan Check Kesehatan Bagi 247 Orang Calhaj 2026

Berita Sumut

Bupati Asahan Lepas Pawai Malam Takbiran

Berita Sumut

Jum'at Berkah Dinas Kesehatan Santuni Anak Yatim Dan Berbuka Puasa Bersama

Berita Sumut

China Tampung Produk Sabut Kelapa Asal Kabupaten Asahan