Matatelinga - Medan, PT Bank RakyatIndonesia (Persero) Tbk menawarkan kerjasama kepada Pemko Medan. Salahsatu produk yang ditawarkan yaitu E-Tax. Melalui E-Tax, pungutan pajak seperti pajak hotel, restoran, tempat hiburanmaupun rumah makan dapat dilakukan secara elektronik, sehingga penerimaan pajakbisa diketahui secara langsung setiap harinya. Yang lebih menarik lagi, income daerah dari sektor pajak dapat meningkat drastis dengan menggunakansistem E-Tax ini.
Demikianterungkap dalam pertemuan PimpinanWilayah PT BRI Medan Ebeneser Girsang denganPelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi di Balai Kota Medan, Rabu (23/4). Tawaran kerjasama inidisampaikan sebagai bentuk komitmen BRI membangun sinergitas sekaligus memberikanpelayanan terbaik kepada Pemko Medan.
Didampingisejumlah stafnya, Ebeneser menjelaskan program E-Tax ini telah dilaunching di Jakarta. Sejumlah pemerintah daerah telah menerapkan programini dalam pemungutan pajak, salah satunya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hasilnya incomePemprov DKI Jakarta dari sektor pajak meningkat sampai 30 persen dalam waktuyang sangat singkat. “Itu sebabnya Gubernur DKI Jakarta meyakini pungutan pajakdengan menggunakan program E-Tax ini,”kata Ebeneser.
SelanjutnyaEbeneser menjelaskan, manfaat yang diperoleh dengan menggunakan program E-Tax yaitu penerimaan pajak dapat langsungdiketahui setiap harinya. Dengan begitu setiap hari dapat dimonitor berapa uang yang diterima darisektor pajak. Selain itu selama ini pajak itu selalu diakses wajib pajak namundengan adanya alat E-Tax ini, pemerintahjuga dapat mengaksesnya sehingga lebih transparan dan terukur.
Jika tawaran inidisetujui, Ebeneser mengatakan Pemko Medan tidak perlu memikirkan peralatannya,sebab seluruhnya disediakan oleh BRI. Apabila ada kekhawatiran rusak maupundirusak, BRI siap melakukan perbaikan. Namun Ebenser percaya jika program ini disosialisasikankepada masyarakat, terutama bagi wajib pajak, dia yakin mereka akan menjagaalat tersebut. “Tugas kamilah yang akan mensosialisasikannya kepada masyarakat,”ungkapnya.
Untuk lebihmeyakinkan lagi efektifitas dan manfaat yang diperoleh dengan menggunakanprogram E-Tax ini, Ebenser siapmembawa sejumlah aparat Pemko Medan terkait untuk melihat langsung penggunaanprogram E-Tax ini di Jakarta. Dia yakin setelah melihat sistem kerja program E-Tax, Pemko Medan akan tertarik untukmenggunakannya. Sebagai langkah awal, Ebeneser menyerahkan buku panduan sistemkerja program E-Tax kepada Plt WaliKota.
Plt Wali KotaMedan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan(Ekbang) Ir Qamarul Fatah, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Irwan Ritongadan Kadispenda Kota Medan M Husni SE MSi menyambut baik tawaran tersebut. Namun tawaranitu tidak serta merta langsung diterima, sebab harus dibahas dan dikaji duluoleh tim dari Dispenda, Ekbang serta keuangan.
“Selain itu kitaakan melihat langsung penggunaan program E-Taxyang telah diterapkan di sejumlah daerah. Ditambah lagi kita harus menyiapkanperaturan daerah (perda) agar pelaksanaan program E-Tax ini bisa lebih efektif di tengah masyarakat, terutama bagiwajib pajak karena jelas payung hukumnya,” kata Eldin.
Mantan Sekda KotaMedan ini optimis para wajib pajak tidak akan keberatan dengan penggunaanprogram E-Tax. Sebab, seluruh hasilpungutan pajak yang dilakukan sepenuhnyadikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. “Semakin banyak pajakyang diterima tentunya semakiin banyak pula pembangunan yang dilakukan. Jadi sayayakin wajin pajak bisa memahaminya,” harapnya.
(Hendra/Mt-01)