MATATELINGA, Asahan: Warga masyarakat Desa Mekar Sari, Kecamatan Buntu Pane menggeruduk Kantor kepala desa mereka pada, Rabu (13/05/2020). Aksi ini dilakukan lantaran warga menduga oknum Kepala Desa Mekar Sari bernama Bambang Sugianto menyelewengkan kucuran dana kegiatan penanggulangan bencana keadaan darurat dan mendesak sebesar Rp.122 juta lebih serta kecurangan dalam penyaluran sembako berupa beras yang disalurkan oleh Baznas Asahan. Keterangan beberapa tokon masyarakat diantaranya Paino (57) dan Juliamri (48) warga setempat kepada matatelinga.com mengatakan Bambang Sugianto yang saat ini masih menjabat sebagai kepala desa di Mekar Sari ini, kembali berbuat ulah setelah sempat dua tahun lalu di geruduk warga masyarakat desa ini juga persoalan uang desa yang tidak jelas dipergunakannya."Awalnya warga masyarakat di desa ini mempertanyakan soal penyaluran sembako yang berasal dari BAZNAS Asahan yang disalurkan tidak tepat sasaran dan kebanyakan yang mendapatkan pembagian sembako tersebut dari kalangan kerabat dekat Kepala Desa itu sendiri dan tim bentukan Kades ini juga, saat warga masyarakat desa ini mendatangi balai desa Mekar Sari, Bambang Sugianto selaku Kades disini malah menghilang dan tidak mau bertemu dengan warga masyarakat desa, inilah awal pemicunya,"ucap keduanya.Selain itu warga masyarakat desa ini yang terdiri dari 10 dusun dengan jumlah penduduk sekitar 2.641 jiwa atau sekitar 752 Kepela Keluarga semakin marak ketika mendengar adanyanya pencairan dana kegiatan penanggulangan bencana keadaan darurat dan mendesak serta penanganan covid 19 ini sebesar Rp.122 juta lebih, namun hingga saat ini BPD Mekar Sari maupun perangkat desa juga mengaku bahwa uang sebanyak itu yang seharusnya digunakan di dibelanjakan untuk kepentingan penanganan Covid 19 di desa ini juga tidak jelas keberadaannya.Ratusan warga masyarakat desa ini meminta Bambang Sugianto selaku Kepala Desa Mekar Sari untuk dapat segera bertemu dengan warga masyarakat di desa ini, dan mempertanggung jawabkan keuangan desa ini."Cukup sudah kami warga masyarakat desa Mekar Sari ini di buat oleh Bambang Sugianto, dua tahun yang silam tepatnya di bulan Mei 2018 Kades ini juga pernah mengalami didemo oleh warganya dikarenakan kearoganannya menodongkan soft gun kepada perangkat desa serta penggunaan keuangan desa yang tidak dapat dipertanggung jawabkan, hari ini kami meminta Camat Buntu Pane serta Bupati Asahan maupun Sekda Kab Asahan agar segera dapat turun tangan menyelesaikan prilaku Bambang Sugianto selaku Kepala Desa Mekar Sari," pungkasnya. (mtc/ben)