MATATELINGA, Simalungun: Warga Tatap Rejo Nagori Totap Majawa dihebohkan dengan penemuan mayat seorang bocah perempuan yang tewas di saluran irigasi. Penemuan ini pertama sekali diketahui oleh saksi Titin Handayani yang saat itu lagi mencuci pisang di saluran irigasi yang sama di Pagar Jawa-Bah Jambi II Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Minggu (17/5/2020) sekira pukul 16.00.wib.Saksi Titin Handayani merasa curiga karena melihat ada sesuatu yang hanyut mirip boneka. Dan juga melihat ada sendal jepit warna kuning yang juga hanyut di sekitar aliran irigasi tersebut. Merasa penasaran sosok yang mirip dengan boneka itu saksi terus mencari namun yang ditemukan hanya sendal jepit warna kuning sebelah.Selanjutnya saksi Titin Handayani pulang kerumah dan menceritakan kejadian yang dilihatnya kepada tetangga dan kemudian berita tersebut tersiar keseluruh warga kampung. Sehingga saksi Titin Handayani menyuruh saksi Subandi untuk melihat yang hanyut tersebut apakah boneka atau memang jasad orang yang hanyut.Selanjutnya saksi Titin Handayani mengajak suaminya Novri untuk menelusuri sungai atau irigasi yang hanya kelihatan sendal jepit juga. Sepulangnya dari saluran irigasi menceritakan kepada warga dan oleh warga mengadakan pencarian ke saluran irigasi. Beberapa jam dicari akhirnya apa yang diperkirakan oleh saksi ternyata benar adalah seorang anak yang hanyut dan sudah meninggal dunia.Mengetahui atas penemuan tersebut warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib yakni Polsek Tanah Jawa. Selanjutnya petugas meluncur ke lokasi kejadian dan membantu masyarakat untuk mengevakuasi jasad korban. Setelah penemuan tersebut tersiar kepada orang tua korban dan diketahui bahwa anak tersebut bernama Azura Fazri Ajannah (4) dan langsung dibawa kediaman korban untuk disemayamkan.Mengetahui anaknya murni korban tenggelam orang tua korban Argi Ardiansyah akhirnya membuat surat pernyataan mengikhlaskan dan tidak ingin dilakukan VER maupun Otopsi.Kapolsk Tanah Jawa.AKP Syamsul Baharudin S.H yang rilisnya pers disampaikan melalui Kasubbag Humas AKP Lukman Sembiring meebenarkan kejadian tersebut." Korban sudah dievakuasi dan saat ini disemayamkan dirumah duka untuk selanjutnya segera dikebumikan mengingat saat ini masih mewabahnya pandemi virus corona," ujar Lukman. (mtc/J.Subrata)