MATATELINGA, Simalungun: Nasib naas dialami seorang remaja warga Nagori Purbasari Kabupaten Simalungun. Remaja tersebut meninggal tidak berapa lama setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.Peristiwa tersebut terjadi di malam menjelang Lebaran Idul Fitri, tepatnya di Jalan Umum KM 9-10 jurusan arah Pematangsiantar- Medan, Kelurahan Sinaksak, Kecamataan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Minggu (24/5/2020) sekira pukul 01.30 wib.Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa peristiwa naas ini terjadi saat pengendara sepeda motor Yamaha RX King BK 2214 SN yang dikemudikan Wahyu A ,16, yang berboncengan dengan M.Rizky K ,16, warga Purba Sari Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun yang datang dari arah Medan menuju Pematangsiantar. Diduga akibat pecah ban, pemuda tersebut gugup mengakibatkan motornya oleng ke jalur kanan. Disaat bersamaan dari arah berlawanan muncul satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja BK 4539 WF yang dikemudikan oleh Fazri Mansyur ,26, warga Sinaksak, sehingga kedua kendaraan saling bertabrakan dan membuat pengemudi kendaraan maupun penumpangnya terhempas ke aspal dan mengalami luka parah. Mengetahui adanya kecelakaan, warga di sekitar kejadian selanjutnya melaporkan kejadian tersbut kepada petugas Sat Lantas Polres Simalungun. Petugas piket yang mendapatkan laporan langsung meluncur ke TKP guna melakukan pemeriksaan dan olah TKP untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Setibanya di lokasi petugas langsung mengevakuasi seluruh korban serta mengamankan kendaraan yang terlibat sembari mengatur arus lalu lintas yang sempat macat akibat insiden tersebut. Saat petugas melakukan evakuasi dan membawa ke Rumah Sakit namun sangat disayangkan salah satu korban menghembuskan nafasnya (meniggal) di lokasi kejadian akibat mengalami luka yang cukup parah. [br]Selanjutnya langsung dibawa menuju Rumas Sakit Horas insani. Sedangkan dua korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan berobat jalan.Kasat lantas IPTU Jodi Indrawan S.I.K memberikan keterangan melalui Kanit Laka IPDA Ramadhan Siregar S.H melalui sambungan WhatsApp membenarkan peristiwa kecelakaan. IPDA Ramadhan menyampaikan bahwa dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian menyebutkan bahwa peristiwa naas tersebut bermula saat sepeda motor korban mengalami pecah ban dan diduga tidak mampu menguasai kendaraannya sehingga oleng ke jalur berlawanan dan menghantam kendaraan lain ujar Ramadhan.Petugas Sat Lantas langsung mengevakuasi kedua kendaraan yang mengalami kecelakaan ke Mako Sat Lantas guna proses penyelidikan lebih lanjut. (Mtc/J.Subrata)