Matatelinga - Medan, Pasca penembakan yang dilakukan oleh Petugas Sat Reskrim Polresta Medan, kawasan Jalan Pancing Medan, diketahui berrinisial R, setelah ditembak di bagian punggung, kasus perampokan dari enam pelaku. "Tersangka dilumpuhkan karena melakukan perlawanan, ada tiga orang yang ditembak, satu meninggal di RS Brimob," tegas Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Jean Calvijn Simanjuntak, pada wartawan, Kamis (24/4/2014) sore.Pelaku tewas berinisial R, ditembak polisi saat akan melakukan pengembangan untuk mengejar tiga pelaku perampokan lain."Jadi saat kita tengah melakukan pengembangan pelaku berinisial R melakukan perlawanan," kata Calvijn.Dirinya mengatakan, selain R, polisi juga menembak dua pelaku perampokan lainnya."Ada tiga yang ditembak, satu tewas," bebernya.Selain itu, Calvijn juga menerangkan bahwa perampok yang ditembak ini diduga terlibat perampokan terhadap Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumut, Rusdi Ananda, di Gang Mulia No 25 Pasar III Krakatau Medan Timur, 1 April silam."Proses penangkapan dari penyelidikan kasus perampokan terhadap Dosen IAIN, kerjasama dengan Polsek Medan Timur, seminggu terakhir intens dapat data akurat, dua hari ini kita berhasil mengungkap para pelaku," sebut Calvijn.Dalam kasus ini, polisi mengamankan lima pelaku perampokan, yang tiga di antaranya dilumpuhkan dengan timah panas, hingga berujung seorang pelaku tewas,Ujar Calvijn.(Uut/Mt-01)