MATATELINGA, Asahan: Sebanyak 184 orang tenaga kerja indonesia (TKI) asal kabupaten Asahan hingga saat ini masih terkatung-katung di Malaysia. Mereka menunggu uluran tangan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk dapat pulang ke kampung halamannya.Terkait rencana pemulangan 184 orang TKI asal Asahan yang kini masih berada di Malaysia, GTPP Covid 19 kabupaten Asahan menggelar rapat lanjutan bersama GT PP Covid 19 Kota Tanjung Balai, Rabu (3/6/2020).Juru bicara Covid 19 Asahan H.Rahmad Hidayat Siregar, Kamis (4/6/2020) kepada matatelinga.com mengatakan rapat lanjutan bersama pemko Tanjung Balai terkait rencana serta tata cara pemulangan TKI asal Asahan yang kini masih berada di Malaysia."Pada rapat lanjutan ini kami saling tukar informasi dan lagi Pemko Tanjung Balai sudah berpengalaman dalam mengevakuasi warga Tanjung Balai saat berada di Malaysia yang tidak dapat pulang dikarenakan virus Corona ini,"ujarnya.Lebih lanjut H.Rahmad Hidayat Siregar juga mengatakan oleh karenanya Pemkab Asahan melalui Tim Gugus Tugas senantiasa berkoordinasi, dan kegiatan pemulangan TKI asal Asahan yang berada di Malaysia merupakan kegiatan kemanusiaan dan pemulangan ini atas permintaan dari para TKI itu sendiri melalui surat dan video yang dikirimkan kepada Pemerintah Kabupaten Asahan serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan"Untuk pemulangan TKI asal Asahan ini Pemerintah Kabupaten Asahan akan menyiapkan seluruh administrasi yang diperlukan untuk proses pemulangan tersebut dan juga telah membuat tim koordinator lapangan yang berada di Malaysia, dalam pemulangan TKI ini kita akan mengikuti protokol kesehatan sehingga proses pemulangan TKI ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan," pungkasnya. (mtc/ben)