MATATELINGA, Toba : Kepala dinas PMD PPA Kabupaten Toba, Henry J Silalahi mengharapkan agar penggunaan dana desa diharapkan maksimal untuk ketahanan pangan.
Hal ini diungkapkan Henry saat memberikan kata sambutan sekaligus pencerahan saat warga desa melakukan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair kepada 57 anggota dari Kelompok Tani Batu Manumpak dan Kelompok Tani Rimba di Desa Panindii Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Jumat, (4/11/2022).
Menurut Henry, pelatihan pembuatan pupuk organik cair juga bisa didanai dari dana desa. Tak hanya itu, dana desa juga bisa dilakukan untuk penunjang kesejahteraan masyarakat.
Pelaksanaan untuk ketahanan pangan juga bisa dibantu dari sisa dana bantuan langsung tunai (BLT) 40%. Dana dari
Ketahanan Pangan sebesar 20% yang bisa untuk beli bibit jagung, kopi dan pupuk.
Penanggulangan covid sebesar 8% juga bisa untuk pembelian vitamin seperti susu dan lainnya.
Desa Panindii berjumlah 80 kepala keluarga dan menurut kadis PMD, 8 kepala keluarga bisa diwakili satu perangkat desa yang berjumlah sepuluh orang.
"Prioritas DD itu ada. BLT yang sisa. Penanggulangan covid 19 bisa beli vitamin, susu, masker dan lainnya.
32% prioritas lainnya" terang Henry Silalahi.
Pembelian susu dan vitamin sejak ibu hamil hingga anak usia dua tahun bisa didanai dari dana desa.
"Arahkan pembangunan itu untuk prioritas agar masyarakat mengenal Panindii karena kemajuan dan meningkatkan pendapatan masyarakat" terang Henry Silalahi dengan suara keras.
"Manfaatkan pekarangan mu untuk mencapai gizi seimbang" lanjut Henry
Ketahanan pangan dibuat karena adanya efek covid 19 hingga membuat masyarakat kurang sejahtera.
Menurut Henry, dana desa bisa melakukan pembiayaan diklat dan lainnya, seperti servis handphone dan servis roda dua. Dan mengenai hasilnya bisa dibicarakan dengan baik.
Bisa beli pupuk dari dan desa
Buat Bundes agar bisa berkelanjutan
Diakhir kata sambutan, masyarakat diminta aktif mengawasi dan mengetahui tujuan dana desa agar hidup warga semakin baik.
Turut hadir dalam acara tersebut Sahat Manullang Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Silaen Moses Simanjuntak, Kasi PMD Lambok Napitupulu dan penyuluh pertanian Debora dan BPP Lilis Panjaitan. MTC