Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ayah Beranak 1 tewas Ditikam Kawan Sendiri di Depan Istri Dan Anak

Ayah Beranak 1 tewas Ditikam Kawan Sendiri di Depan Istri Dan Anak

- Sabtu, 07 Oktober 2023 20:15 WIB
Matatelinga.com
Jasad korban dievakuasi

MATATELINGA, T.Tinggi : Khairul Azmi alias Faris (24) seorang ayah beranak 1 warga Kompleks Perumahan Purnama Deli Blok A Nomor 36 Kelurahan Bulian Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi tewas setelah mengalami pendarahan usai di tikami oleh M.Faisal alias Kancil (24) warga Kelurahan Sri Padang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi di halaman Indomart Jalan dr. Kumpulan Kota Tebingtinggi tepatnya di depan RSU dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Sabtu siang (07/10) sekira pukul 13.30 wib.

Penikaman tersebut di duga ada motif dendam antara korban dengan pelaku yang selama ini di kenal sebagai kawan akrab, namun hubungan keduanya mulai renggang sejak setahun belakangan ini karena di duga pelaku merasa kecewa terhadap korban hanya gara-gara pembelian satu unit sepeda motor.

Hal inilah yang di ceritakan Putri cindy Alfeni (230 yang tak lain istri korban Khairul azmi alias Faris kepada kru MTC saat di temui di ruang tunggu kantor Sat Reskrim mapolres Tebingtinggi, Sabtu sore (07/10).

Menurut keterangan istri korban kalau selama ini hubungan antara suaminya dengan pelaku adalah kawan akrab dan baik, namun setahun belakangan ini hubungan peretemanan mereka renggang sejak korban ada membeli satu unit sepeda motor bekas seharga Rp 4 juta rupiah dari salah satu sowroom yang ada di Kota Tebingtinggi.

[br]

Sekitar satu tahun yang lalu pelaku dating menemui korban untuk meminta tolong mencarikan sepeda motor bekas, karena selama ini di ketahui kalau korban memilki usaha jual beli kerena bekas (Second), dengan kekuatan uang pelaku saat itu sebesar Rp 4 juta rupiah, setelah pelaku baru saja menjual sepeda motornya yang lama.

Karena saat itu korban tidak memilki sepeda motor dengan kondisi keuangan sebesar Rp 4 juta, maka antara korban dengan pelakupun mendatangi sebuah sowroom yang ada di daerah kampong Lalang.

Di sana merekapun mendapatkan seeda motor yang di harapkan dengan harga sebesar Rp 4 juta, dan sepeda motorpun akhirnya di beli oleh pelaku.

Berselang satu minggu, pelakupun menghubungi korban sambil marah-marah dan mengatakn kalau korban penipu, karena sepeda motor yang baru di beli pelaku ternyata rusak dan pajak kenderaannya juga mati.

Karena korban tidak merasa menipui kawannya membuat hubungan keduanya renggang, namun sejak itu pelaku tidak henti-hentyinya menghujat dan memami-maki korban dengan mengatakana kalau korban penipu.

Sampailah akhirnya pada sabtu pagi (07/10) sekira pukul 10.30 wib, kembali pelaku mengirimkan pesan berupa makian kepada korban masih terkait soal sepeda motor pelaku.

Dan sekira pukul 13.30 Wib saat korban bersama anak istyrinya sedang berbelanja di sebuah Alfamart depan Rumah sakit Umum daerah (RSUD) dr. Kumpulan Pane, kembali pelaku menghubungi korban yang katanya ingin bertemu dengan korban.

Korbanpun mengatakan kalau dirinya bersama anak dan istrinya sedang berada di indomart depan RSUD.dr,Kumpulan Pane, dan akan menunggu kedatangan pelaku.

Dan pada saat di lokasi itu juga korban bertemu dengan temannya yang bernama Ronal Panca (31) karena memang ada keperluan dengan korban. Hingga akhirnya korban bersama saksi dan anak istrinya menunggu kedatangan pelaku di parkiran Alfamart.

Berselang beberapa saat kemudian pelakupun dating dengan mengendarai sepeda motornya, sambil membawa bungkusan yang dii gantungkan di sebuah gantungan yang ada di sepeda motornya.

Setelah itu pelaku yyang baru saja turun dari sepeda motornya langsung memamki-maki korban dan mengatakan kalau korban adalah pembohong lantaran menjual sepeda motor rusak, padahal pelaku bukan membeli sepeda motor dari korban, namun saat membeli sepeda motornya mereka bersama-sama pergi ke sowroom.

Pertengkranpun tak terelakkan hingga membuat pelaku emosi dan langsung mengambil sebuah bungkusan dari plastic kresek yang ternyata di dalamnya terdapat satu bilah pisau lipat.

Saat itu pelaku langsung memain-mainkan pisaunya di depan korban dan anak istrinya. Di situ korban langsung mendorong pelaku.

“Dia main-mainkan pisaunya di depan kami, lalu di dorong suamiku, lalu mereka bergumul di bawah, dan di situ saya lihat pelaku menikam paha dan oerut suami saya,” teras Putri Cindy

Hingga akhirtnya keduanyapun langsung bergelut di pelataran partkir Indoamrt depan Rumah sakit Umum, di saat itu pelaku langsung menikam bagian paha korban dan bagian perut korban hingga korban terluka dan banyak mengeluarkan darah.

Namun saat itu korban sempat berlari menuju Rumah sakit, sedangkan pelaku sambil memegang pisaunya terus marah-marah sambil mengancam korban dengan dengan mengatakan kalau anak dan istri korban juga akan di sakitinya.

“Karena suami saya sudah berdarah-darah, suamiku bangkit dan langsung berlari menuju Rumah sakit Umum, lalu pelaku mencoba untuk mengejar sambil memaki-maki sambil mengancam kalau anak dan istrinya juga akan di sakitinya,” jelasnya lagi

Mendengar ucapan itu membuat sakti Ronald panca langsung menggendong anak prempuan korban sedangkan korban langsung masuk kedalam rumah Sakit.

Sedangkan istri korban saat itu langsung memaki-maki pelaku dengan mengatakan kalau pelaku tidak tau balas budih dan tidak ada otak karena tega melukai suaminya. Namun saat itu dengan santai pelaku mengatakan kalau dirinya tidak takut di laporkan Polisi dan dirinya siap untuk di tangkap Polisi, sambil saat itu pelaku membersihkan pisaunya lalu memasukkannya ke dalam jok sepeda motornya lalu pergi meninggalkan istri korban.

“Saya di situ memaki-maki pelaku karena telah tega menikami suaminya, tapi saat itu pelaku santai aja dia sambil membersihkan pisau lalu memasukkan ke dalam jok kereta lalu bilang kalau dirinya tak takut di laporkan Polisi,” ucap Putri lagi.

Kasat Reskrim Mapolres Tebing Tinggi, AKP Junisar Rudianto Silalahi, SH.MH saat di hubungi membenarkan adanya kejadian tersebut dan pelaku penikaman sudah diamankan pihak Polres Tebingtinggi, dan kini telah di lakukan pemeriksaan oleh Pihak sat Reskrim Mapolres Tebingtinggi.(bas)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita

Geger, Suami Istri Tewas Dalam Mobil

Berita

Aksi Komplotan Penipu Bawa Kabur Motor Anak di Deli Tua Terekam CCTV

Berita

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita

Pelaku Begal di Kejar Warga Tewas, Korban Begal Alami Bacokan

Berita

Sopir Dan Kenek Bus Medan Jaya Panik, Penumpang Tewas