MATATELINGA, Tanjung Balai : Upaya pengiriman 4 (empat) calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia berhasil digagalkan oleh Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA) di perairan Asahan.BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/pendaftaran-kejuaran-bulu-tangkis-piala-dankosek-i-telah-dibukaOperasi yang dilakukan oleh tim F1QR Lanal TBA pada Senin petang (6/5/24) ini mengamankan 2 ABK berinisial ES dan DS, beserta 1 unit kapal KM Nadin GT 10.Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Wido Dwi Nugraha, S.E., M.Tr. Opsla., menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari upaya Lanal TBA dalam menegakkan hukum di laut. Hal ini dilakukan untuk mereduksi kegiatan pengiriman PMI secara non prosedural dan memberikan edukasi kepada masyarakat yang ingin bekerja di negara tetangga.[br]"Pengiriman PMI non prosedural sangat berbahaya bagi keselamatan para pekerja. Selain itu, mereka juga rentan terhadap eksploitasi dan perlakuan tidak adil," jelas Letkol Laut (P) Wido Dwi Nugraha. Selasa (7/5/24).Lebih lanjut, Wido menambahkan bahwa biaya yang dikeluarkan untuk pengiriman PMI melalui jalur resmi tidak jauh berbeda dengan biaya melalui jalur non prosedural. Bahkan, melalui jalur resmi, para pekerja akan mendapatkan jaminan keamanan dan kesejahteraan yang lebih baik.(Riki)