MATATELINGA, London: Merson menyatakan Kane tidak terlalu terlihat dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut. Pengamat sepakbola, Paul Merson, prihatin melihat penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, saat bertanding lawan Manchester United.Merson bahkan mengklaim Kane tidak akan berkembang di bawah asuhan Pelatih Tottenham sekarang, Jose Mourinho. Kane disebutnya tidak cocok dengan taktik pramatis Mourinho, yang mengandalkan serangan balik. Menurut Merson, performa Kane sekarang berbeda jauh dari waktu dilatih Maurichio Pochettino.Waktu Pochettino masih menjadi Pelatih Tottenham, Kane tampak menikmati permainannya. Penyerang berpaspor Inggris itu mendapatkan dukungan dari setiap rekan setimnya, karena Pochettino memainkan sepakbola menyerang di Tottenham. Sementara itu, Mourinho adalah kebalikannya dari Pochettino."Ketika Jose (Mourinho) melatih Tottenham, saya mengkhawatirkan Kane. Anda tahu, bagaimana dia bermain di bawah Pochettino dan Tottenham fokus menyerang. Ke manapun mereka menyerang, ada gol, ada umpan silang, ada tembakan,” kata Merson, dikutip dari laman Sportskeeda, Minggu (21/6/2020)."Dia akan bermain di depan sendirian (dalam taktik Mourinho) dan itu akan pekerjaan berat. Pada akhirnya, dia mencoba memenangkan pertarungan di pertahanan lawan hanya untuk terlibat dalam permainan, dan itu bukan Harry Kane,” ujarnya.Merson pun ragu Kane akan setajam dulu, selama Mourinho masih menjadi Pelatih Tottenham. Merson pun menduga Mourinho akan menyebabkan Kane hengkang dari Tottenham. Kane dinilainya akan mencari klub baru, yang bisa mengembangkan kemampuannya ke level lebih tinggi.“Saya pikir dia akan memiliki berpikir di akhir musim ini, saya benar-benar yakin . Saya sepertinya tidak yakin (Kane) bisa membuat 25-30 gol musim depan dengan cara Jose bermain. Dia tidak ingin bermain di sana,"sebutnya.